Mohon tunggu...
Nuzul Ilmiawan
Nuzul Ilmiawan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Saat ini tengah menjalani studi S1 Sastra Indonesia di Universitas Andalas, Padang. Lahir di Bireun, 19 Oktober 2001. Bercita-cita menjadi wartawan musik selepas membaca buku Nice Boys Don't Write Rock N Roll oleh Nuran Wibisono. Kalau bisa sih jadi musisi ya. Tapi, yah bener kalau bisa sih jadi musisi. lol.

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

Sebuah Album yang Dewasa dari Arctic Monkeys yang Sudah Dewasa

14 Juli 2021   20:15 Diperbarui: 14 Juli 2021   20:23 252 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebuah Album yang Dewasa dari Arctic Monkeys yang Sudah Dewasa
Musik. Sumber ilustrasi: PIXABAY/Free-photos

Orang bilang, penggemar Arctic Monkeys terbagi ke dalam dua kelompok, mereka yang membenci album Tranquillity Base Hotel & Casino dan dia yang mencintainya hingga terobsesi terhadap album itu. 

Keduanya tidak ada yang salah, tidak ada album yang sempurna. Tetapi dengan sangat bangga saya katakan bahwa album yang dirilis pada 2018 silam ini adalah sebuah mahakarya dari mereka. 

Jujur saja, saya sebagai penggemar lagu-lagu mereka merasakan kekecewaan yang cukup mendalam awal mulanya ketika saya mengetahui album ini sangat jauh di luar ekspektasi saya yang sudah lama menantikan album terbaru mereka semenjak mereka memutuskan hiatus di tahun 2014. 

Album ini adalah album eksperimental yang paling eksperimental yang pernah mereka lakukan. Tak dapat dipungkiri, tiap album baru dari Arctic Monkeys selalu seperti sebuah upaya penciptaan album yang berbeda. Namun album ini adalah 'sesuatu' buat saya.

Tranquility Base Hotel & Casino adalah album studio keenam oleh band rock Inggris Arctic Monkeys, dirilis pada 11 Mei 2018 oleh Domino Recording Company. Penulisan album ini dimulai ketika Alex Turner pada tahun 2016, memainkan piano Steinway Vertegrand di rumahnya di Los Angeles.

Album ini menampilkan suara yang sangat kaya, memadukan elemen jazz dengan pop psikedelik, pop lounge, pop luar angkasa, dan glam rock. Konten liriknya banyak merujuk kepada fiksi ilmiah dan film, mengeksplorasi konsumerisme, politik, agama dan teknologi melalui konsep sebuat resor (hotel dan kasino) mewah di bulan yang diceritakan dari perspektif berbagai karakter, salah satunya seperti penyanyi di band in-house (band yang mengisi program hiburan di televisi atau radio, klub malam, terutama klub jazz dan R&B) di 'Star Treatment'.

Alex Turner sendiri yang mendesain sampul album ini. Ia menggambarkan sebuat resor dengan potongan karton dan tape recorder. Judulnya mengacu pada Tranquility Base, situs pendaratan Apollo 11 Moon 1969. Tranquility Base Hotel & Casino berangkat dari karya AM yang menjadi bintang utamanya adalah riff gitar, dipadukan dengan penggunaan piano oleh Turner. Menjadikan sebuah album yang memadukan psychedelic pop, lounge pop, space pop, dan glam rock dengan pengaruh dari jazz, serta soul dan soundtrack-soundtrack film di tahun 1960-an.

'Star Treatment' sebagai lagu pembuka yang memukau. Bagaikan dalam sebuah hotel, 'Star Treatment' adalah sesosok yang sempurna ditempatkan di balik meja resepsionis . Walaupun faktanya bukan lagu ini yang membuat saya jatuh hati, melainkan 'American Sport'. 

Awal mulanya saya berpikir instrumental 'Star Treatment' diambil dari musik elevator yang sering diputar di mall-mall atau pesawat sebelum lepas landas. 

Terlebih pada bagian chorus, yang terdengar seperti pengumuman di bandara, pusat perbelanjaan, ataupun stasiun. Sedangkan lirik yang diceritakan, tampaknya Alex Turner (empunya ide di balik album ini) sedang mengalami midlife crisis di usianya 32 tahun kala itu.

Hal ini tampaknya dimulai semenjak band ini melakukan tur album AM yang sangat panjang dan melelahkan hingga mereka memutuskan hiatus, dan sejak saat itulah frontman mereka, Alex Turner mengalami perubahan sikap. Terlihat bagaimana ia di atas panggung saat tur album Everything You've Come to Expect dengan Miles Kane dalam band The Last Shadow Puppet. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x