Mohon tunggu...
Nurul Araaf
Nurul Araaf Mohon Tunggu... Pelajar

Ikatlah ilmu dengan menulis. (Ali Bin Abi Thalib)

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

AZAB, SURGA DAN NERAKA DALAM KACAMATA AL-QUR'AN & ALKITAB

5 Mei 2020   22:59 Diperbarui: 18 Mei 2020   15:50 136 1 0 Mohon Tunggu...

Surga dan Neraka adalah dua hal yang tidak bisa dinalar keaslian gambarannya oleh pemikiran manusia yang masih hidup. Dua hal tersebut masih menjadi rahasia illahi, ketika seseorang meninggal maka akan ada dua pilihan surga atau nerakakah tempat tinggalnya. Bagi seseorang yang beragama, tentunya meyakini adanya keberadaan azab, surga dan neraka. Namun akan berbeda jika seseorang tersebut menganut faham liberal, kepercayaan akan akhirat, azab surga dan neraka terkadang hanya  menjadi dongeng bagi mereka.

Pemahaman-pemahaman yang mengansumikan bahwa, Azab itu celotehan belaka, surga dan neraka bualan belaka, adalah suatu hal yang keliru, nyatanya banyak yang tidak mengetahui bahwa gambaran azab, surga dan neraka sudah tertuliskan diberbagai kitab agama lainnya. Pada tulisan ini, saya akan  menganalisis dengan penjelasan yang mudah dan singkat mengenai adanya azab, surga dan neraka dengan menggunakan kacamata Al-Quran dan Alkitab.

Dimulai dengan Pandangan Quran tentang balasan orang-orang yang mengingkari akan kebenaran Ayat-ayat Quran. Allah Subhana Wataala berfirman;

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Surat An-Nisa' Ayat 56)

Tafsir An-Nafahat Al-Makkiyah, Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi (dikutip dalam tafsirweb,2019); “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka kedalam neraka” yaitu sangat besar menyalanya dan sangat keras panasnya, “Setiap kali kulit mereka hangus” yaitu terbakar, “Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab” yaitu agar siksaan itu sampai kepada mereka dengan sebenar-benarnya, dan sebagaimana berulangnya kekufuran dan kedurhakaan mereka yang akhirnya menjadi karakter dan sifat abafi bagi mereka, Allah juga mengulang-ulang siksaanNya bagi mereka sebagai suatu balasan yang setimpal, oleh karena itu Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana” yaitu milikNya kemuliaan yang agung dan hikmah pada penciptaan, perintah, pahala, dan siksaNya.

Ayat ini merupakan bukti betapa dahsyatnya siksaan yang diderita oleh penghuni neraka.  Dalam pandangan Al-Qur’an dan alkitab sendiri telah digambarkan bahwa kehidupan akhirat itu ada. surga dan neraka nyata adanya. walau pun di Alkitab Ia tidak memberikan deskripsinya secara lengkap, tetapi fakta-fakta yang ada di Al-Qur’an sudah cukup bagi kita untuk mengerti betapa mengerikannya neraka. Al-Qur’an dan al-kitab memberikan pandangan tuhan tentang neraka. 

Karena itu saat mempelajari pandangan Alkitab tentang neraka  kita perlu memperhatikan fakta-fakta sebagai berikut. 

Fakta pertama : Neraka adalah suatu tempat yang benar-benar ada

Neraka bukanlah sebuah ilusi melainkan suatu tempat yang nyata. Walaupun tidak ada yang tahu persis letak neraka, hal ini tidak menjadikan neraka sebagai sesuatu yang abstrak, tidak nyata, atau khayalan belaka. Bukti yang mendukung fakta adanya neraka adalah: Yesus berbicara dan mengajar tentang neraka. Tony Evans, seorang pendeta Kristen dari Amerika Serikat dalam salah satu karya bukunya “Eternity: Understanding Life after Death mengatakan, “Bahkan Yesus sendiri lebih banyak berbicara tentang neraka ketimbang surga atau kasih.” 

Sebelas dari dua belas kali kata gehenna (neraka) diucapkan oleh Yesus dan dicatat dalam Perjanjian Baru. Bahwa Kristus berbicara lebih banyak tentang neraka lebih dari semua tokoh lainnya.

Dalam Alkitab menunjukkan kepada kita betapa penting dan seriusnya hal neraka ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x