Nurul Afandi
Nurul Afandi

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Maliki Malang

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Lingkungan Bahasa Arab di Ma'had Sunan Ampel Al Aly

7 Desember 2018   16:29 Diperbarui: 7 Desember 2018   17:26 121 0 0

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan kampus  pencetus konsep perpaduan antara pesantren dengan universitas, hal ini dibuktikan dengan adanya pondok pesantren disana yang dikenal dengan sebutan "ma'had sunan ampel al aly (MSAA)". Setiap mahasiswa baru yang diterima di universitas ini wajib tinggal di ma'had dan mengikuti kegiatan kegiatannya selama satu tahun tepatnya pada smester pertama dan kedua.

kelulusan ma'had ini menjadi syarat untuk bisa  mengambil sebagian mata kuliyah keagamaan pada smester 3 dan seterusnya. Oleh karena itu mahasiswa yang ingin lulus tepat waktu, tidak boleh tidak harus lulus dari ma'had ini, tentunya dengan mentaati peraturan dan mengikuti kegiatan selama 1 tahun atau 2 smester.

Sebagai salah satu mahasiswa universitas ini, banyak pengalaman berharga sekaligus ilmu baru yang saya dapatkan selama tinggal di ma'had. Salah satunya adalah dari kegiatan shobahul lughah (morning language), shobahul lughah merupakan kegitan belajar bahasa arab dan inggris di pagi hari setelah sholat subuh berjamaah.

Shobahul lughah ini sangat membantu saya dalam memahami konsep bahasa terutama bahasa arab yang notabennya saya merupakan mahasiswa yang berkecipung dalam dunia ini yaitu jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

kegiatan ini sangat membantu saya dalam mendalami dunia bahasa arab, selain di universitas ini semua mahasiswa juga diwajibkan belajar bahasa arab selama 1 tahun yang disebut dengan PPBA (Program Pengembangan Bahasa Arab).

Selain bisa mendapatkan ilmu tentang bahasa arab dari kegiatan kegiatan ma'had dan PPBA, tidak jarang saya juga mendapatkan ilmu tentang bahasa dari intraksi sehari hari dengan teman teman yang ada di ma'had, dan sekaligus hal itu saya jadikan kesempatan untuk praktek berbicara bahasa arab.

Lingkungan bahasa yang ada di universitas ini menurut saya sangat membantu dan sangat efektif untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa tentang bahasa arab dan bahasa ingris, baik mahasiswa yang memang jurusannya memang  berkecipung dalam hal itu ataupun mahasiswa non bahasa, kareana mereka bisa mengaplikasikan pengetahuan mereka dengan bahasa arab ataupun bahasa inggris.

Hal ini tentunya menjadi nilai tambah terhadap potensi mereka. Salah satu contoh semisal mahasiswa jurusan biologi yang selama 1 tahun di tuntut untuk paham bahasa arab dan inggris, mereka bisa mengaplikasikan pengetahuan mereka tentang sains dengan bahasa arab atau inggris, ataupun mereka bisa mendapatkan referensi tentang sains dari buku buku yang berbahasa arab atau inggris.