Mohon tunggu...
nurul azizatunnisa
nurul azizatunnisa Mohon Tunggu... Penulis perasaan

Saya lahir di Jepara menetap di pantai Kartini jepara

Selanjutnya

Tutup

Novel

Senja yang Berujung Luka

15 Januari 2020   20:09 Diperbarui: 15 Januari 2020   20:08 11 0 0 Mohon Tunggu...

Sore hari, ketika seorang gadis memilih menatap senja dengan pasangannya, selama satu tahun ia sering melihat senja atau melewatkan waktu senjanya bersama sang kekasih. 

Setelah genap satu tahun ada seorang yang ingin menghabiskan waktu senjanya bersama dengan sepasang kekasih,dan ternyata senja pun berubah menjadi mendung matahari tak muncul ketika raut wajah sang gadis ini murung melihat kekasihnya lebih akrab dengan wanita lain yang ingin menghabiskan waktunya bersama pasangan tersebut.

Hati pun terasa sakit, rapuh tak ada kata yang terucap dari bibir seorang gadis yang sedang menatap pasangannya tertawa bersama wanita lain. 

Dalam hati gadis berkata 

"Senja bisakah kamu mengembalikan momen dimana aku dan kamu (pasangannya) merasa bahagia tanpa hadirnya sosok dia (wanita itu) di dalam hubunganku? Bisakah buat dia pergi dan jangan kembalikan dia untuk membuat ku tak bisa merasakan keindahan senja berikutny" 

Gadis kecil ini pun pergi, dan pasangannya pun terkejut melihat gadis meninggal kan mereka.. 

Percayalah menangis tanpa air mata rasanya tak pernah menyenangkan sakitnya luar biasa . 

Dan akhirnya si gadis ini memilih meninggalkan yang membuatnya bahagia demi kebahagiaan orang lain . 

Semoga jadi motivasi 

Pesan " jangan datang hanya untuk pergi hati bukan warung kopi. Sudah ada yang baik dan jangan mencari yang lebih baik karena kesempurnaan bukanlah milik manusia melainkan milik sang penciptanya"  

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x