Mohon tunggu...
Nursini Rais
Nursini Rais Mohon Tunggu... Lahir di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tahun 1954.

Nenek 4 cucu, senang dipanggil Nenek. Menulis di usia senja sambil menunggu ajal menjemput.

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Pilihan

Ingin Menikmati Sedapnya Daging Tikus? Datanglah ke Negara-negara Ini!

14 Januari 2020   22:00 Diperbarui: 15 Januari 2020   04:24 223 26 16 Mohon Tunggu...
Ingin Menikmati Sedapnya Daging Tikus? Datanglah ke Negara-negara Ini!
Ilustrasi tikus (Kompas.com/Francisco Martins)

Di kampung saya, tikus adalah musuh terkejam dalam sejarah perpadian di sawah, sejak zaman nenek moyang sampai sekarang. Apabila hewan-hewan ini ngamuk, dalam semalam mereka mampu menghabiskan padi berhektar-hektar.

Tahun 90an, emak saya pernah meratap panjang di tengah sawah. Soalnya, sehari sebelumnya beliau melihat padi di sawahnya telah matang. Besoknya diajaknyalah beberapa pekerja untuk memanen. Apa yang terjadi? Tanaman padi yang luasnya kurang lebih satu hekter itu ludes dimakan tikus. 

Siapa yang tidak sedih. Sawah yang sudah dimodali dengan tenaga dan uang itu musnah dalam semalam. Sulit dibayang berapa jumlah tikus yang bekerja begitu cepatnya. Tetapi itu adalah fakta.

Tak tahan terus-terusan merugi kerena serangan tikus, sejak puluhan tahun terakhir petani setempat sudah beralih ke tanaman jagung.

Ironisnya di beberapa negara di Asia, hewan penggerek yang dianggap hama dan menjijikkan ini dapat diolah menjadi santapan lezat. Mulai dibuat sate, sampai dijadikan lauk untuk makan sehari-hari. Bahkan telah menjadi hidangan terpopuler di 5 negara berikut. 

1. China
China yang terkenal bisa menyulap hewan apapun menjadi bahan makanan yang digemari banyak orang. Dikatakan warga China bisa mengonsumsi apapun yang ada di darat, kecuali meja. Bisa makan semua yang terbang diudara kecuali pesawat. Dan bisa menyantap apa yang ada di laut kecuali kapal. Makanya, daging tikus bukanlah makanan aneh dan ekstrim di sana.

Salah satu jenis tikus yang terkenal untuk dikonsumsi di China, adalah tikus bambu. Karena selain lebih sedap, kebersihannya terjamin

2. Kamboja
Masyarakat yang hidup di pedalaman Kamboja lebih senang makan daging tikus, dibandingkan daging ayam atau sapi. Popularitas tikus sebagai makanan semakin meroket, terutama di Provinsi Battambang. Orang Kamboja menyebutkan daging tikus ini enak, mirip daging babi.

3. Vietnam
Negara ini terkenal dengan jajanan kaki limanya yang menampilkan aneka serangga, ulat, hingga kalajengking yang dijadikan camilan populer. Warga Vietnam juga suka menyantap daging tikus.

Banyak restoran di Vietnam yang memasok daging tikus, untuk dijadikan berbagai menu olahan. Biasanya tikus yang dikonsumsi adalah tikus sawah yang keluar pada musim banjir. Karena tikus sawah dinilai lebih sehat daripada tikus liar. Per kilonya dihargai Rp 60 ribu.

4. India
Di salah satu pasar tradisional yang ada di Timur Laut India, daging yang laris dan banyak dicari adalah daging tikus. Di sana tikus sudah menjadi hidangan sehari-hari selama berpuluh-puluh tahun. Di pasar tradisional, daging tikus segar yang sudah dikuliti dapat ditemukan dengan mudah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x