Mohon tunggu...
Healthy

Tanaman Obat Bungli (Oroxylum indicum (L.) Vent

1 Juni 2016   20:02 Diperbarui: 2 Juni 2016   05:48 585
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Banyak sekali Tanaman obat  yang memiliki kontribusi luar biasa dalam bidang kesehatan. Salah satunya adalah tanaman Oroxylum indicum(L.) Vent. Di Indonesia tanaman ini dikenal dengan nama  kayu pedang (minahasa), kapung-kapung(Palembang), pongporang (sunda), bungli (jawa). Sedangkan di luar tanaman ini dikenal dengan nama  tanaman patah tulang(cina), bonglai (malaysia), shayonak kul /tanaman terompet (india).

Tumbuhan ini adalah pohon yang dapat mencapai ketinggian 12 m (40 kaki). batang tegak, berkayu, warna hijau kotor.Tangkai daun besar layu yang jatuh dari pohon ke dekat pangkal batang, akan terlihat seperti tumpukan tulang tungkai yang patah. Buah melengkung panjang ke bawah dan menyerupai sayap burung besar atau menjuntai berbentuk seperti sabit atau pedang. Buah berbentuk  kotak dan berwarna  cokelat dengan sayap tipis. Tanaman ini mempunyai daun majemuk berbentuk lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul dan berwarna hijau. Tanaman bunglI memiliki bunga majemuk, kelopak bentuk tabung, mahkota bentuk terompet dan buah berwarna cokelat.

Tanaman ini berasal dari india dan merupakan tanaman yang paling banyak digunakan sebagai bahan dalam upacara-upacara keagamaan di India. Persebarannya adalah di Filipina, Indocina, Siam dan India, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku.Tanaman ini  ditemukan di hutan-hutan primer dan hutan sekunder ataupun di daerah-daerah terbuka, pada ketinggian 1-800 m dpl. Merupakan tanaman dengan status kelangkaan “jarang”. Jenis ini terancam karena hampir semua bagian tumbuhan sering dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan maupun keperluan lain tanpa diikuti pembudidayaan.

Klasifikasi

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
    Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
      Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
         Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
           Sub Kelas: Asteridae
             Ordo: Scrophulariales
                Famili: Bignoniaceae
                   Genus: Oroxylum
                      Spesies: Oroxylum indicum (L.) Vent

Manfaat di bidang kesehatan

Tanaman ini memiliki banyak manfaat di bidang kesehatan. Semua bagian pada tanaman ini mengandung senyawa bermanfaat yang dapat digunakan di bidang kesehatan. Beberapa  studi menunjukkan bahwa tanaman ini tidak beracun apabila dikonsumsi oleh manusia dan hewan eksperiman walaupun dalam dosis tinggi. Berdasarkan uji in vivo dan in vitro  diketahui bahwa tanaman ini memiliki manfaat sebagai antiinflamasi, antiulcer, hepatoprotektor, anti kanker, antioksidan, antimikroba,imunostimulan dan masih banyak fungsi lain yang belum  dibuktikan secara ilmiah.

Biji dari Oroxylum indicumdapat digunakan untuk meredakan infeksi tenggorokan dan hipertensi. Bagian kulit dari tanaman ini digunakan untuk menyembuhkan demam, gastritis, gangguan hati, kanker, sakit kepala, epilepsi dan keseleo otot. Bagian akar bermanfaat sebagai astringent, afrodisiak, bronkitis, cacingan, asma, disentri, diare dan reumatik. dan bagian daun digunakan untuk menghilangkan kembung.

Kandungan senyawa bermanfaat

Tanaman ini mengandung flavonoid dan minyak hamper pada semua bagiannya. Chrysin dan baicalein merupakan senyawa flavonoid yang paling banyak ditemukan. Bagian daun mengandung baicalein, 6 dan 7-glukoronida, chrysin, antrakuinon dan aloe-emodin. Bagian kulit batang mengandung flavon oroxylin, chrysin, baicalein, dan biochanin-A. sedangkan pada bagian akar tanaman ini mengandung chrysin, skutelarin-7-rutinosid, asam lemah, alkaloid, sitosterol, galaktosa, baicalein, biochanin-A.

Semoga Bermanfaat!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun