Mohon tunggu...
Nurlaila Rais
Nurlaila Rais Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi

Broadcaster

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Ketakutan Masyarakat indonesia terhadap Virus dan Vaksin

2 Agustus 2021   00:25 Diperbarui: 2 Agustus 2021   00:31 66 1 0 Mohon Tunggu...


Virus dan vaksin semakin bervariasi, ketakutan pun menjadi.

Dua tahun sudah masyarakat bingung menghadapi permasalahan ekonomi akibat dari pandemi covid 19. Kini masyarakat juga merasa khawatir atas keselamatan diri mereka menghadapi anjuran pemerintah untuk melakukan vaksinasi.

Hingga saat ini usaha pemerintah dalam meyakinkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi belum sepenuhnya diikuti oleh masyarakat.

Di tengah maraknya vaksin konvensional, kemudian muncul sebutan vaksin nusantara yang digadang-gadang sebagai vaksin andalan buatan dalam negeri, dan muncul kembali vaksin bernama merah putih.

Vaksin nusantara yang sudah kadung heboh dipublikasikan masih menjadi misteri bagi publik. Begitu juga dengan vaksin merah putih juga vaksin konvensional yang lebih dulu muncul. 

Pasalnya, ijin pembuatan dan peredaran vaksin tidak mudah, yakni harus melewati beberapa jalur, mulai dari proses pembuatannya yang harus ilmiah, melalui tahapan riset, tunduk pada aturan dan protokol serta melewati uji klinis yang benar.

Hingga saat ini belum ada diskusi-diskusi terbuka mengenai bahan-bahan pembuatan vaksin sehingga masyarakat tidak bisa mengetahui dengan jelas kandungan apa saja yang masuk ke dalam tubuh mereka jika suntik vaksin diberikan.

Seharusnya ada upaya dari pemerintah dan tim medis untuk duduk bersama masyarakat guna memberikan edukasi dan kesepakatan atas anjuran pemerintah untuk melakukan vaksinasi.

Harus adanya keterbukaan dari masing-masing pihak agar menjadi kemashlahatan bagi bangsa. Terlebih saat ini banyak pemberitaan yang mengabarkan kasus orang yang lumpuh bahkan sampai meninggal dunia setelah divaksin.

Hal-hal demikian menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat sehingga menjadi pertimbangan mereka untuk mau atau tidak menerima vaksin. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x