Mohon tunggu...
Nurista Salsabila
Nurista Salsabila Mohon Tunggu... Mahasiswa - History Education-University of Jember

Mahasiswa perguruan tinggi di Jember Jawa Timur

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Pengaruh Kualitas Konten Podcast Pembelajaran Terhadap Daya Serap Peserta Didik

30 September 2023   11:30 Diperbarui: 30 September 2023   11:35 102
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
mendengarkan podcast(https://cdn.pixabay.com/) Input sumber gambar

Istilah podcast pada era ini sudah tidak asing di telinga kita, apalagi bagi generasi milenial. Pada dasarnya podcast terdiri dari dua jenis yaitu podcast audio dan podcast audio visual. Podcast audio adalah podcast yang dalam penggunaanya hanya dapat dimanfaatkan dengan menggunakan indera pendengaran saja, sedangkan podcast audio visual dapat dimanfaatkan dengan menggunakan indera pendengaran dan indera penglihatan. Pengaruh perkembangan dunia teknologi selaras dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan dalam dunia pendidikan

Konten-konten yang terdapat dalam podcast juga semakin beragam, misalnya dapat berupa aspek sosial, ekonomi, politik, budaya, bahkan pada saat ini yang sangat marak beredar yaitu konten podcast tentang pendidikan. Bahan ajar yang dapat dipodcastkan dapat memberikan sebuah terobosan baru bagi dunia pendidikan untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi yang diajarkan.  

Sistem pembelajaran yang pada awalnya hanya monoton dilakukan dalam keadaan formal yaitu dalam forum kelas. Dengan adanya inovasi teknologi dalam dunia pendidikan, podcast dapat menjadikan pembelajaran lebih berwarna dan tidak monoton dalam penyampaian materi ajar. Materi yang diajarkan dalam podcast dapat dikolaborasikan dengan bentuk visual yang mendukung misalnya foto atau video.

Pada era revolusi industri 4.0 menjadi sebuah tuntutan baik pendidik dan peserta didik untuk memiliki kemampuan 4c yaitu collabrotion, creativity, critical thingking, dan social skill. Pada pemanfaatan media podcast ini dapat mengimplementasikan kompetensi 4c yaitu berupa kreativitas(creativity). Apalagi untuk menngahadapi generasi z yang identik dengan tingkat kreatifitas serta inovasi yang tinggi mengharuskan pendidik lebih mahir dari peserta didik. Pemanfaatan teknologi pembelajaran sangat memberikan keuntunngan bagi pendidik maupun peserta didik. Apalagi waktu terjadinya pendemi secara global yaitu pandemi covid-19 yang mengharuskan semua aspek harus dilakukan secara daring. Pemanfaatan media podcast dapat dijadikan untuk mengatasi masalah tersebut. Pembelajaran yang awalnya dikelas hanya dapat didengarkan dan dipahami di dalam kelas, dengan adanya podcast pembelajaran peserta didik dapat mendengarkan dan memahami materi secara berulang tanpa memerhatikan tempat dan waktu. Kemudahan tersebut menjadikan pergeseran minat peserta didik dari pembelajaran yang awalnya terkesan monoton menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan sangat kompleks. Kehadiran media pembelajaran dalam bentuk podcast bukan untuk penggati pembelajaran dalam forum kelas, melainkan sebagai pelengkap dalam pembelajaran.

Seiring dengan trend penggunaan media podcast sebagai media pembelajaran, muncul beberapa poblematika. Dengan adanya podcast peserta didik lebih leluasa mencari materi pembelajaran dengan mudah. Namun tidak sedikit dengan adanya podcast yang memuat konten justru menjadikan peserta didik lebih bingung serta justru menimbulkan tanda tanya besar dari peserta didik. Dengan hal itu, untuk menghasilkan podcast yang bagus, berbobot, dan tidak menajadikan peserta didik bosan perlu memerhatikan hal-hal berikut:

  • Sebelum membuat podcast sebaiknya mempersiapkan alat dan bahan yang perlu digunakan untuk mendukung konten podcast, misalnya earphone, perekam suara, hand phone, atau lainnya.
  • Menganalisis dan menyiapkan materi apa yang cocok untuk dipodcastkan
  • Menyusun materi ajar yang akan dipodcastkan, fungsi dari tahap ini adalah untuk menjadikan konten podcast menjadi lebih terstruktur, berbobot, tidak belibet, dan menghindari mati topik pembahasan.
  • Durasi waktu harus efektif minimal 10 menit dan maksimal 15 menit. Hal tersebut sangat berpengaruh pada daya minat peserta didik untuk mendengarkan materi ajar yang dipodcastkan. Durasi konten podcast yang terlalu lama akan menjadikan peserta didik merasa bosan, jenuh, dan akan berdampak tidak berminat lagi untuk belajar di media podcast. Jika materi yang diajarkan banyak atau perlu pembahasan dengan cakupan luas maka salah satu cara yang dapat dilakukan pendidik adalah dengan membuat konten podcast dengan bagian-bagian, misalnya bagian satu, bagian dua, bagian tiga dan seterusnya sampai dirasa sudah cukup untuk pembehasan materi.
  • Edit konten-konten podcast dengan hal menarik
  • Hindari penggunaan bahasa yang mengakibatkan bertele-tele sehingga dapat menyebabkan peserta didik kebingungan
  • Hindari pemakain bahasa yang terlalu tinggi, karena tujuan podcast adalah sebagai media pembelajaran yang lebih interatif, maka diperlukan bahasa yang sesuai dengan umur mereka, dan juga diperlukan bahasa yang santai
  • Konsep pendidikan e-learning, belajar online dengan webinar, video tutorial, pelajaran  internet (https://media.istockphoto.com/id/1290864946/
    Konsep pendidikan e-learning, belajar online dengan webinar, video tutorial, pelajaran  internet (https://media.istockphoto.com/id/1290864946/

Pada pembelajaran abad 21 pendidik berfungsi sebagai fasilitator yang motivator bagi peserta didik. Pendidik memiliki kewajiban sebagai seseorang yang dapat memfasilitasi kebutuhan peserta didik salah satunya mengenai bahan ajar yang akan digunakan. Pemaparan materi untuk dipodcastkan harus bisa selektif dan bisa memfilter terhadap hal-hal yang dapat mengancam perpecahan bangsa. Misalnya dilarang dalam penggunaan kata kasar atau bahkan dilarang menyinggung hal-hal yang terkait SARA. 

Perlu adanya filterisasi tersebut selain untuk menghindari perpecahan juga untuk mencontohkan hal-hal baik bagi peserta didik. Kita sering mendengar bahwa istilah guru juga memiliki makna bahwa "digugu" dan "ditiru". Hal tersebut secara tidak langsung bahwa seorang guru atau pendidik harus berperilaku baik, berkata sopan, serta mampu menunjukkan hal-hal yang positif kepada peserta didik.  

Setiap media pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Dari riset-riset terdahulu pengaruh podcast sebagai media pelengkap pembelajaran secara efektif mampu dengan mudah memberikan pemahaman terkait bahan ajar yang akan dibahas. Konten pembelajaran pada podcast hanya berupa review. Peserta didik hanya dapat mendengarkan dan memerhatikan konten yang sedang dilihat tanpa repot untuk membaca materi secara Panjang, lebar, bahkan berpuluh-puluh halaman. Selain itu juga dengan adanya podcast menjadikan watu belajar peserta didik lebih efektif. Apalagi bagi generasi z saat ini inovasi media pembelajaran podcast sangat diperlukan karena tingkat minat generasi z terhadap daya minat baca rendah serta segala sesuatu yang diperlukan ingin cepat ada tanpa adanya proses yang ada(instan).

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun