Mohon tunggu...
Nurhikmah
Nurhikmah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi

Mahasiswi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Geliat Industri Pariwisata untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

23 September 2022   22:35 Diperbarui: 23 September 2022   22:41 38 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

PAREPARE.News-webinar Nasional yang di selenggarakan oleh ASPEK SINDO X KAPAGASMA untuk membangun kerja sama kolaborasi antara program Wabinar nasional sesi ke-2 bersama keluarga alumni sekolah Pascasarjana UGM (KAPASGAMA) tahun 2022 yang di laksanakan pada Kamis, 22 September 2022.

Webinar ini dilaksanakan pada pukul 10.00-12.30 WIB dengan jumlah 120 peserta yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting. Tema pada Webinar kali ini adalah Geliat industri Bahari untuk pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih-lebih Kuat.

Moderator pada webinar nasional ini adalah Dr. Andi Fajar Asti ,S.Pd.,M.Sc. bersama 3 narasumber Yaitu: Prof. Dr. m. Baiquni, M.A selaku peneliti senior dan sekretaris Dewan Guru Besar UGM , kemudian ada Dr.Ir. Gatot Supangkat, M.Si (Sekretaris MLH PP Muhammadiyah) dan Dr. N. Rusmiati, M.Si (Ketua umum ASITA)

Prof. Dr. M. Baiquni., M.A mengatakan bahwa Keberadaan area wisata di kawasan lindung harus diikutsertakan sebagai proses ikut sertaan dalam melindungi kawasan untuk mengurangi dampak bencana. Parawisata bisa menjadi suatu triger untuk perbaikan konserfasi, namun juga tentu ada tonic dan toxic. Tonic adalah adalah bagaimana pariwisata bisa menjadi sebuah lingkungan yang menyegarkan, memberi manfaat dan kelestarian lingkungan. Akan tetapi jika terlalu banyak dikunjungi sebagai sesuatu yang dilindungi, maka akan terjadi dampak negatif atau toxic.

Dr.Ir. Gatot Supangkat, M.Si selaku Sekretaris MLH PP Muhammadiyah Menjelaskan mengenai orientasi wilayah pantai di Indonesia. Indonesia adalah Negara kepulauan nusantara yang memiliki garis pantai 95.181Km, dengan perkiraan laut mencapai 5,8 juta Km2 dimana di apit oleh dua benua yaitu asia dan Australia dan dua samudra yaitu hindia dan pasifik dan kaya akan sumber daya hayati dan non hayati. Adapun beberapa wisata pendidikan, wisata underwater, wisata konservasi. Reveren siarah pengembangan seperti pembangunan berkelanjutan yang di dalamnya ada factor social, ekonomi, politik dan sumber daya alam yang terpenting bagaimana sutainable development and green economy.

"Secerdas apapun seorang pemimpin, mustahil dia bisa merealisasikan visi dan misinya tanpa bantuan dari bawahan dan masyarakat yang dipimpinnya." Freddy Thie. Masyarakat Sebagai Ujung Tombak Pariwisata, Manajemen Pariwisata tidak bisa dipisahkan dari masyarakat setempat. Sebab, kehidupan sosial masyarakat lokal merupakan satu kesatuan dari pariwisata itu sendiri. Oleh sebab itu, masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan khusus kepariwisataan.

Pada akhir webinar nasional ini terdapat sesi tanya jawab, salah satunya adalah pertanyaan dari Pak Linglung untuk penerbangan katanya batik air itu mulai mendarat di mana wilayah bapak bupati ini sejak kapan mulai beroperasi dari bandara ke tempat wisata ataupun tempat wisata yang lain itu jaraknya kira-kira ada gambaran, yang bapak bupati katakan itu berdekatan tidak berbeda dengan yang di Sorong atau raja Ampat, kemudian pada hotel daerah bapak kira-kira hotel bintang tiga atau bintang empat yang sudah siap hotel apa saja?

Menurut bapak Bupati yang berkaitan dengan jalur sementara ini penerbangan dari Jakarta memakai pesawat batik ada berapa kali pilihan yang langsung dari Jakarta-Sorong itu jam 00.30 WIB, tiba di Sorong sekitar jam 06.00 pagi. Dari Sorong langsung ke Kaimana memakai pesawat ATR, pesawat baling-baling yang kapasitasnya kurang lebih 72 penumpang dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam 15 menit. Selanjutnya berkaitan dengan Jarak dan lokasi spot-spot wisata dari ibu kota Kaimana ke spot-spot yang lain tidak terlalu jauh dan sudah ada masyarakat lokal yang memiliki spot bot. Dan yang terakhir pada sarana hotel, dimana pada tempat tersebut memiliki hotel yang sangat bagus yang pertama green Papua dan Kaimana Bits. Pada hotel tersebut tidak menjadi masalah, artinya masih cukup jika turis datang. Adapun harapan dari Bapak Bupati dengan Kaimana makin dikenal makin banyak pihak pihak swasta maupun investor yang punya keinginan untuk berinvestasi di Kaimana.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan