Mohon tunggu...
Nur Halimah
Nur Halimah Mohon Tunggu... Gabut yang positif

Kalau ada bahan aja

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Setelah Reuni

11 Oktober 2020   10:41 Diperbarui: 12 Oktober 2020   17:14 96 6 1 Mohon Tunggu...

Setelah pandemi covid disepanjang tahun 2020. Kini keadaan sudah normal kembali di awal tahun 2021. Saat itu tahun kelulusan sekaligus berpisah dengan teman-teman tersayang tanpa adanya moment yang berarti.

Tiga tahun lamanya sudah berlalu, rasanya ingin mengobati rindu serta bernostalgia di Ibu Kota tempatku kuliah. Air mata kadang menetes, jika ingat senangnya dulu karena sekarang sudah sulit untuk bertemu kawan dan sahabat lama. Waktu menggerus kenangan, rasanya masa dahulu semakin samar-samar.

Komunikasi antara mereka masih terus terjalin lewat media sosial. Tahun pertama setelah tak pernah bertemu kami masih akrab, makin kesini karena kami semakin sibuk masing-masing jadi semakin sepi. Sesekali bertanya kabar, saling membalas aktivitas yang di posting lewat Whatsapp atau Instagram.

Yang aku dan dia anggap kami dulu hanyalah teman kini sudah lost kontak. Namun, ada 2 sahabatku yang masih selalu akrab walau kini kami berjauhan.

Dulu aku tidak punya banyak teman, hanya teman-teman satu kelas dan satu kosan saja. Hingga aku kembali ke kampung dan mereka juga begitu sulit untuk reunian. Walaupun aku tak banyak berharap pada teman-teman yang lain. Aku ingin sekali bertemu dengan kedua sahabatku Yani dan Riani.

Di akhir tahun 2020, tepat setelah kelulusan mereka berdua segera menikah, karena mereka sudah pacaran sangat lama. Rasanya sedih sekali aku di tinggal sendirian, lebay nya aku ini ya.

Bukan soal aku masih lajang dan mereka sudah sold out, yang aku tau kalau sudah menikah pasti mereka tidak bisa seasyik dulu denganku. Jangankan bertemu, mungkin mereka akan sibuk dengan suami dan anak-anaknya kelak. Aku berfikir, bergaul dengan yang sudah menikah harus tau batasannya pasti berbeda.

Dua tahun berlalu, terakhir kami bertemu di acara wisuda tahun 2021. Aku mendapat kabar Riani melahirkan anak kembar perempuan dan laki-laki, dan Yani melahirkan seorang putra. Senang mendengarnya, sesekali aku melihat anak mereka lewat video call. Riani tinggal jauh di kampungnya daerah Sulawesi dan Yani masih 1 pulau denganku kadang kami saling bertemu.

Kebetulan sekali, ketika aku memikirkan mereka, kami memutuskan untuk mengadakan reuni. Setelah hamil dan melahirkan, anak-anak merekapun sudah berusia lebih dari setahun. Akhirnya kami bertiga punya waktu yang tepat untuk bertemu dengan anggota yang lengkap.

"Oke pemotretan hari ini selesai ya teh, aku ada janji" sambil mengecek notifikasi whatsapp.

"Peralatan ini semuanya mau di bawa gak bos?" teh Tia sambil merapikan barang-barang yang berantakan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x