Mohon tunggu...
Nuraziz Widayanto
Nuraziz Widayanto Mohon Tunggu...

belajar menulis apa saja sambil minum kopi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kelapa Muda

16 Agustus 2010   07:33 Diperbarui: 26 Juni 2015   13:59 0 0 0 Mohon Tunggu...

sedang aku di sini di ujung memandang pematang sejak subuh tadi aku berjalan mengukur waktu yang datang dan pohon kelapa tua ini di tengah pematang merintang dia sedang mengandung kelapa muda yang segar dipandang berhubung nyaliku memanjat yang hanya sedang saja cukup buatku menuliskan kesegaran dan kenikmatan kelapa muda inginnya seperti para pujangga membaca kalimat saja sudah seperti meminumnya hingga nyaliku memanjat yang sedang ini masih bisa meraih kelapa muda dua jam ini tak ada kata yang terbaca tenggorakan ini malah meronta menuntut nyali memanjat yang sedang saja ya sudah apa mau dikata ketika kau bukan pujangga, kau tak akan pernah bisa memetik kelapa dengan kata walo aku yakin kita tak bisa memetik kelapa dari huruf K E L A P A kataku dalam hati menyetujui rumi sang pecinta *"kita tak pernah memetik mawar dari huruf M.A.W.A.R", Rumi

KONTEN MENARIK LAINNYA
x