Mohon tunggu...
Nugroho Endepe
Nugroho Endepe Mohon Tunggu... Guru - Edukasi literasi tanpa henti. Semoga Allah meridhoi. Bacalah. Tulislah.

Katakanlah “Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?” (67:30) Psychology; Port Management; Law; Administration; Industrial and Organizational Psychology; Leadership.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Semua Rindu PTM

27 Agustus 2021   14:45 Diperbarui: 27 Agustus 2021   15:06 59 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Semua Rindu PTM
Kangen planting lagi (dok FeryLens) 

Hiruk pikuk anak-anak belajar dan bergembira bermain di halaman sekolah dulu sempat mengganggu saya di awal saya bertugas di sebuah yayasan sekolah. Apalagi kalau kerumunan anak ndlosor bermain games atau akses internet di halaman kampus saya.

Ketika itu saya mikir, mengapa anak-anak ini tidak mau pulang ke rumah padahal sekolah sudah selesei? 

Setelah era pandemi, suasana itu justru semakin banyak yang merindukan. Pembelajaran tatap muka, yang menjadi tanda kehidupan normal sebagaimana sebelum pandemi.

Suasana saling sibuk dengan komunitas sendiri, namun terasa hidup karena interaksi dan celotehan anak ternyata indah di telinga.

Setelah pandemi, lingkungan sepi sunyi dan seakan kehidupan berhenti. 

Bahkan kucing-kucing di sekolah yang antri menunggu sisa makanan juga menghilang karena kampus tidak ada yang jualan makanan. Semua dibatasi. 

Saya simpulkan sejatinya semua pihak merindukan PTM ini.

(1) Dosen 

Dosen rindu PTM karena ternyata pembelajaran daring menyebabkan tekanan darah tinggi naik. Video sering dioffkan sehingga mahasiswa tidak ketahuan sedang menyimak atau tidak. 

Interaksi diskusi juga mejen alias mati mendadak karena ketika sesi tanya jawab mayoritas mahasiswa akan sembunyi di balik off video.

Maka dosen rindu PTM supaya energi marah kalau melihat mahasiswa gak fokus menyimak kuliah akan tersalurkan. hehehe...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan