Mohon tunggu...
Dr. Nugroho SBM  MSi
Dr. Nugroho SBM MSi Mohon Tunggu... Saya suka menulis apa saja

Saya Pengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip Semarang

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Cermin Retak

18 Januari 2021   22:00 Diperbarui: 18 Januari 2021   22:00 38 13 0 Mohon Tunggu...

Lelaki itu tetap menyimpan dan menggunakan cermin yang retak di kamarnya. Cermin dengan bingkaau kayu jati kuno yang dibawanya dari desa.

Ketika masih di desa dulu ia sering menggunakannya untuk berdandaan dan menyisir rambutnya sebelum berangkat ke sekolah.

Ia tak berani membeli cermin baru di kota sebab ia takut berkaca pada cermin baru  yang jernih. Hal itu akan menggambarkan wajahnya yang sebenarnya yang penuh goresan luka akibat kejamnya kota.

Karenanya lebih baik digunakannya cermin retak dari desa. Retak cermin itu justru menampakkan wajahnya yang sebenarnya. Juga mengingatkannya pada masa kecil yang bahagia di desa meski hidup seadanya saja.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x