Mohon tunggu...
Novriyanti Tanjung
Novriyanti Tanjung Mohon Tunggu...

Menulis tanpa tekanan

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Negara Naikkan 'Harga' BBM (Bingung Beban Masalah)

2 Mei 2012   17:07 Diperbarui: 25 Juni 2015   05:49 99 0 0 Mohon Tunggu...

Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak mendapatkan aksi Ricuh?

Wajar.
Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak berakhir anarkis?
Biasa kok.
Tidak ada yang aneh dan salah.

Justru yang aneh adalah kesimpulan dan spekulasi yang muncul dari rencana kenaikan harga tersebut tidak diimbangi dengan solusi.
Masyarakat sebenarnya sangat bingung, baik untuk masyarakat kota maupun desa, yang kaya maupun yang miskin, yang apatis maupun yang peduli, termasuk para pendemo yang dalam beberapa waktu belakangan bikin 'pesta' di berbagai daerah se-Indonesia Raya.
Bingung? Sama.
Saya juga bingung. Dan menurut saya, pendemo juga bingung, yang tidak berdemo pun juga bingung.
Pertama, para peserta aksi unjuk rasa yang suka 'pesta pora' mengatasnamakan keberpihakan pada rakyat ternyata telah bikin bingung rakyat yang dibelanya. Gimana nggak? Rakyat sudah tak bisa lagi membedakan mana yang benar-benar membelanya atau cuma memanfaatkannya.

harusnya kenaikan harga bbm itu diimbangi dengan tindakan pencerdasan masyarakat. masyarakat diberikan ruang, pengakuan, dan lebih diberdayakan dengan program yg pro rakyat. memberikan modal atau pinjaman usaha kredit mikro dengan bunga terendah bisa menjadi obat dari dampak naiknya harga bbm. bukan justru malah membangga-banggakan solusi 'bagi-bagi duit' (bantuan langsung tunai) yang sebenarnya tidak memberikan pengaruh apa-apa terhadap hidup dan penghidupan mereka ke depan.

lalu karena bosen di 'konser'-in oleh rakyatnya dan cenderung enggan untuk berkoreksi diri, sekarang harga bbm tidak jadi dinaikkan. namun, issue yang beredar meramal bahwa harga bbm akan jadi dinaikkan pada bulan mei 2012. "wah, berarti kita disuruh siap-siap yaa sebelum bulan mei. ya, siap-siap untuk hidup 'miskin' dan kriminal."

kalo sudah begini, pasti tak ada yang bingung. toh peluang hidup kita sama. matinya juga sama. atau kalau aku sedang bingung, nanti aku bunuh kamu saja. biar sedikit orang tertindas di negri ini. (catatan risau, januari-april 2012)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x