Kuliner

"Koncok-koncok" Kuliner Khas Bawean yang Jarang Diketahui oleh Masyarakat

6 Juli 2018   19:42 Diperbarui: 6 Juli 2018   21:29 339 0 0
"Koncok-koncok" Kuliner Khas Bawean yang Jarang Diketahui oleh Masyarakat
Dokpri

Siapa yang tidak kenal atau tidak tau Pulau Bawean? Pulau yang berada di Kabupaten Gresik Jawa Timur ini memiliki 2 Kecamatan, yaitu Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura. Dengan tempat pelabuhan yang berada di Kecamatan Sangkapura.

            Nah, ada yang khas di Pulau Bawean ini, yaitu kulinernya. Koncok koncok, ya kuliner khas dari bawean yang berbahan dasar ikan laut ini menjadi makanan khas bagi orang bawean. Karena sebagian besar orang Bawean sangat menyukai makanan yang berbahan dasar dari ikan laut tersebut.

            Tidak hanya menjadi makanan khas orang asli Bawean, koncok koncok juga menjadi oleh oleh bagi orang yang berkunjung di Pulau Bawean tersebut. Mengapa di sebut koncok koncok? Awalnya koncok koncok ini bagian ujung yang akan di jadikan kerupuk. Arti koncok sendiri yaitu ujung.

                Pisahkan daging ikan laut dengan tulangnya, lalu haluskan ikan laut, setelah halus ikan dicampuri dengan tepung kanji, dan garam secukupnya. Setelah itu diuleni sampai ikan dan tepungnya tercampur rata. Setelah tepung dan ikan tercampur rata dibentuk memanjang kemudian dibungkus dengan daun pisang.

            Lalu adonan yang sudah dibungkus dengan daun pisang tersebut di kukus. Mengukusnya sengaja menggunakan daun pisang agar aroma koncok koncok enak dan terhindar dari bahan melamin.  Setelah adonan yang dikukus matang (ditandai dengan adonan menjadi lemas) tunggu beberapa menit hingga adonan dingin dan siap untuk di goreng. Dan jangan lupa untuk melepas koncok koncok dari daun pisang terlebih dahulu.

            Untuk  soal gizi jangan di ragukan lagi.  Koncok koncok kaya akan gizi karena berbahan dasar ikan laut. Yang banyak di ketahui, bahwa ikan laut sangat kaya akan gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dibuat Oleh: Novila Indriawati

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo