Mohon tunggu...
noprita hasibuan
noprita hasibuan Mohon Tunggu... Mahasiswi

Bismillahirrohmanirrohim

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Metode dan Media Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Daring (Online)

13 Agustus 2020   10:34 Diperbarui: 13 Agustus 2020   10:32 105 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Metode dan Media Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Daring (Online)
Source : Serayunews.com

Metode dan media adalah dua hal yang sangat berkaitan dengan suatu pembelajaran. Baik itu pembelajaran langsung maupun pembelajaran tidak langsung. Namun, saat ini banyak sekolah ataupun universitas yang ditutup karena adanya wabah COVID-19. Demi mengurangi penyebaran wabah tersebut para peserta didik ditetapkan untuk belajar dari rumah.

Dengan perubahan belajar ini tentu metode dan media yang digunakan sebelumnya akan berbeda dengan metode dan media belajar saat ini. Lalu bagaimanakah metode dan media yang digunakan melalui daring ini? Silahkan dibaca! Dibawah ini penulis akan memaparkan pembahasannya.

Metode Pembelajaran Bahasa Arab,

Metode berasal dari kata methodos dari bahasa latin, sedangkan methodos itu sendiri berasal dari akar kata metadan hodos. Metaberarti menuju, melalui, mengikuti, sesudah, sedangkan hodosberarti jalan, cara, arah. Dalam pengertian yang lebih luas, metode dianggap sebagai cara-cara, strategi untuk memahami realitas, langkah-langkah sistematis untuk memecahkan rangkaian sebab akibat berikutnya. Sebagai alat, metode berfungsi untuk menyederhanakan masalah sehingga lebih mudah dipecahkan dan dipahami.

Metode adalah upaya mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal. Metode adalah a way in achieving something.

            Metode merupakan instrumen dan dipergunakan untuk mencapai tujuan pendidikan atau alat yang mempunyai fungsi ganda, yaitu yang bersifat polipragmatis dan monopragmatis. Oleh karena itu, secara umum metode diartikan sebagai cara mengerjakan sesuatu, cara itu mungkin baik mungkin tidak baik. Metode juga dapat diartikan sebagai cara untuk mempermudah pemberian pemahaman kepada anak didik mengenai bahan atau materi yang diajarkan.

Beberapa metode pembelajaran bahasa Arab, diantaranya adalah:

  • Metode Grammar dan Terjemah//Grammar and Translation - Method Metode Grammar dan Terjemah merupakan metode paling tua dari semua metode pembelajaran bahasa Arab. Metode ini dikenal di Amerika Serikat di akhir abad ke-19, dengan nama bermacammacam di antaranya dengan nama metode Prusia. Pada tahun 1930-an terkenal dengan metode Grammar dan Terjemah karena hanya memfokuskan pada kajian grammar atau tata bahasa dengan pola pengajaran teori bahasa secara langsung yaitu menerjemahkan kaidah-kaidah tata bahasa, kalimatkalimat, dan susunan kalimat dari bahasa sumber/asing ke bahasa asal/ibu
  • Metode Alamiah//Natural Method - Metode alamiah ini didasarkan pada asumsi bahwa pembelajaran bahasa harus mempertimbangkan sifat dan tabiat peserta didik sebagai objek pengajaran. Metode ini sebagai ganti dari beberapa metode yang berdasar pada teori-teori filsafat dan hanya memfokuskan pada aspek terjemahan.
  • Metode Langsung//Direct Method - Metode ini dinamakan dengan metode langsung karena perlu adanya korelasi langsung antara kalimat dan ungkapan dengan pemikiran tanpa perlu adanya pengantar bahasa ibu atau disisipi bahasa ibu.
  • Metode Membaca//Reading Method - Metode membaca ini juga dinamakan dengan metode West, sesuai dengan nama kreatornya yaitu Michael West seorang pakar pendidikan yang berasal dari Inggris. Ia telah menulis beberapa buku tentang metode membaca yang memfokuskan pada materi dan teks-teks yang berisi kosa kata. Buku ini banyak diajarkan dalam pembelajaran bahasa Inggris di India dan Arab.
  • Metode Audiolingual//Audiolingual Method - Metode audiolingual didasarkan atas beberapa asumsi, antara lain bahwa bahasa itu pertama-tama adalah ujaran. Oleh karena itu, pengajaran bahasa harus dimulai dengan memperdengarkan bunyi-bunyi bahasa dalam bentuk kata atau kalimat kemudian mengucapkannya, sebelum pelajaran membaca dan menulis.
  • Metode Komunikatif//Communicative Method - Metode ini didasarkan atas asumsi bahwa setiap manusia memiliki kemampuan bawaan yang disebut dengan "alat pemerolehan bahasa" (language acquisition device). Oleh karena itu, kemampuan berbahasa bersifat kreatif dan lebih ditentukan oleh faktor internal. Di samping itu, penggunaan bahasa tidak hanya terdiri atas empat keterampilan berbahasa (mendengar, berbicara, membaca, dan menulis), tapi mencakup beberapa kemampuan dalam kerangka komunikatif yang luas, sesuaidengan peran dari partisipasipan, situasi, dan tujuan interaksi.
  • Metode Eklektik// Eclectic Method - Metode ini didasarkan pada asumsi bahwa tidak ada metode yang ideal karena masing-masing punya segi-segi kekuatan dan kelemahan. Setiap metode mempunyai kekuatan yang bisa dimanfaatkan untuk mengefektifkan pengajaran, lahirnya metode baru bukan dianggap sebagai penolakan, melainkan sebagai penyempurnaan.
  • Metode Analisis Simbol//Analysis Symbol Method - Metode ini mengajarkan kepada peserta didik tentang nahwu (sintaksis), sharaf (morfologi), dan aswat (fonologi) sehingga anak didik mampu mengungkapkan secara bebas sesuai dengan kaidah bahasa, di luar susunan kalimat atau contoh-contoh yang telah dipelajari di kelas. Metode ini mengupayakan anak didik kemampuan berbahasa dan mampu mempraktikkannya.
  • Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Daring - Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti "tengah, perantara atau pengantar". Dalam bahasa Arab, media adalah pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlach dan Ely mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini, pendidik, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media.

Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafik, fotografi, atau elektronik untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual dan verbal.23 Menurut Association for Education and Communication Technology (AECT) mendefinisikan media, yaitu segala bentuk yang dipergunakan untuk suatu proses penyaluran informasi.

 

Adapun Education Association (NEA) mendefiniskan media sebagai benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrumen yang dipergunakan dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar, dapat mempengaruhi efektivitas program instruksional. 24 Media dalam dunia pendidikan berkembang seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi. Dalam pendidikan, terdapat 5 elemen media yang penting, yaitu directhumancontact(face to face), teks (termasuk  grafik), audio, video, dan komputer. Media pengajaran bahasa Arab di masa pandemi sekarang ini harus banyak melakukan inovasi dan menemukan cara-cara baru dalam peningkatan efektivitas pembelajaran. Hal ini akan sangat banyak dipengaruhi oleh teknologi antara lain komputer, handphone, DVD, dan sebagainya. Komputer memiliki nilai strategis dan berpengaruh terhadap semua alat dan media dalam pembelajaran, baik audio maupun video. Di masa pandemi sekarang ini, internet merupakan bagian dari media pembelajaran melalui komputer atau laptop maupun handphone yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Pembelajaran bahasa Arab melalui media ini dianggap paling efektif, fleksibel.

Daftar Pustaka

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN