Mohon tunggu...
Nonz Ati
Nonz Ati Mohon Tunggu... Freelancer - Ibu rumah tangga yang miliki hobi menulis dan merajut

www.nonzati.com

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Panduan Memilih Skincare untuk Ibu Hamil dan Menyusui

1 Agustus 2021   05:24 Diperbarui: 3 Agustus 2021   15:54 153
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber: Pixabay.com

Hamil dan menyusui menjadi masa yang krusial bagi perempuan. Pada saat ini, hormon yang ada dalam tubuh mengalami perubahan yang cukup signifikan. Ini sering memberi efek yang terlihat jelas, terutama pada kulit wajah yang menjadi lebih sensitif.

Masalah kulit ini cukup mengganggu karena sebagai perempuan sudah pasti ingin selalu tampil cantik dan berseri dalam setiap keadaan. Namun apa daya, sistem hormonal yang tidak seimbang sering menimbulkan masalah yang cukup besar bagi kulit wajah dan mengganggu penampilan.

Masalah kulit yang biasa muncul saat hamil dan menyusui

Perubahan kulit yang sering dialami oleh ibu hamil dan menyusui di antaranya yaitu:

  • Kulit kusam dan tumbuh flek hitam. Kulit wajah sering terlihat kusam bahkan muncul flek hitam pada saat hamil dan menyusui. Hal ini disebabkan oleh pembentukan hormon estrogen yang menjadi lebih banyak. Peningkatan hormon estrogen biasa terjadi pada usia kehamilan trimester kedua dan ketiga. Tingginya hormon estrogen mengakibatkan kadar melanin menjadi bertambah dan menyebabkan pigmentasi (melasma) lebih cepat terjadi. Pigmentasi merupakan proses perubahan warna kulit menjadi gelap pada bagian tubuh, salah satu yang cepat terjadi yaitu pada wajah. Selain melasma, kedua masalah kulit ini dapat terjadi juga karena paparan sinar matahari baik secara langsung ataupun tidak.
  • Jerawat. Sebum atau minyak bisa tumbuh berlebih pada wajah saat hamil dan menyusui sehingga berpotensi pertumbuhan jerawat tidak terkontrol. Peningkatan sebum pada wajah dipengaruhi oleh kandungan hormon androgen yang juga meningkat pada saat hamil. Pori-pori wajah yang tertutup sebum akan menyebabkan pertumbuhan bakteri lebih cepat sehingga menimbulkan jerawat.
  • Kulit lebih sensitif. Kulit wajah sering merah atau gatal tanpa sebab. Selain terjadi karena perkembangan hormon yang tidak seimbang, kondisi ini bisa terjadi karena skincare yang digunakan tidak sesuai dengan kulit ibu hamil dan menyusui yang menjadi lebih sensitif.

Kandungan skincare yang bahaya untuk ibu hamil dan menyusui

Permasalahan kulit wajah pada masa kehamilan akan berangsur hilang seiring dengan masa kelahiran, tetapi para perempuan kerap khawatir bisa mengganggu penampilan dan kesehatan kulit wajahnya. Tak jarang mereka pun bingung untuk melakukan perawatan karena tidak semua skincare aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui.

Terdapat beberapa zat berbahaya yang terkandung dalam skincare bagi ibu hamil dan menyusui.

  • Sodium Lauryl Sulfat (SLS), merupakan zat yang membuat sabun memiliki busa. SLS dapat memberi resiko kulit kering dan iritasi sehingga harus dihindari pada saat kondisi kulit sensitif.
  • Paraben, ini adalah zat pengawet yang biasa digunakan dalam produk kosmetik. Penggunaan skincare atau kosmetik dengan paraben yang tinggi dapat mempengaruhi kondisi janin dan bayi yang telah lahir, bahkan resiko keguguran pun dapat terjadi.
  • Alkohol, zat ini dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering. Jika digunakan pada ibu hamil dan menyusui resiko iritasi kulit akan semakin besar.
  • Pewangi, produk kecantikan biasanya mengandung zat ini untuk memberikan kenyamanan penggunanya. Namun perempuan yang sedang hamil atau menyusui akan menjadi lebih sensitif terhadap aroma sehingga dapat menyebabkan alergi, mempengaruhi pernapasan dan merangsang rasa mual yang berlebih.
  • Hidroquinon, ini merupakan zat pemutih yang biasa digunakan dalam produk kosmetik. Bagi ibu hamil dan menyusui disarankan untuk menghindari skincare yang megandung hidroquinon karena dapat diserap oleh tubuh dan memberi dampak tidak baik untuk perkembangan janin.
  • Retinoid, merupakan senyawa yang terbentuk dari vitamin A. Zat ini akan membantu mengurangi produksi sebum dalam kulit yang menyebabkan pertumbuhan jerawat. Namun pada perempuan hamil retinoid akan mempengaruhi kondisi janin bahkan berdampak pada keguguran.
  • Oxybenzone, zat ini dapat mempengaruhi hormon yang sedang tidak stabil dan menyebabkan alergi kulit.

Apa yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui untuk merawat kulit wajahnya?

Memilih skincare yang tepat menjadi solusi terbaik untuk merawat kulit wajah. Namun, tak semua produk perawatan mengandung zat yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui. Terdapat 3 produk penting yang dibutuhkan oleh kulit wajah yang sedang sensitif.

  • Sunscreen. Pilihlah produk yang mengandung zinc atau titanium dioxide. Kedua zat ini dapat melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari dan memberi efek ketenangan pada kulit ibu hamil dan menyusui.
  • Acne. Gunakan skincare dengan kandungan maksimal salicylic acid sebesar 2% saja. Jika terlalu banyak malah akan menyebabkan terjadinya iritasi kulit.
  • Anti aging. Zat ini mampu mengurangi pertumbuhan kerutan, garis halus, pigmentasi kulit yang tidak merata dan beberapa tanda penuaan lainnya. Memilih anti aging dengan kandungan peptide akan membantu menguragi gejala penuaan pada wajah ibu hamil dan menyusui.

Memilih skincare yang tepat untuk ibu hamil dan menyusui

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun