Wahab Naira Sairun
Wahab Naira Sairun mahasiswa

Barcelonista| Banda Ely | Boyfulan Sio

Selanjutnya

Tutup

Wisata

Eksotisme Alam Kota Tual-Maluku Tenggara

8 September 2015   11:01 Diperbarui: 9 September 2015   21:52 5230 3 2

[caption caption="Pemandangan Pasir Panjang Ngurbloat Tual (wisatamaluku)"][/caption]

Bagi para kompasianer, kota Tual tak begitu familiar didengar. Namun tahukah kompasianer bahwa Tual merupakan daerah yang menyimpan begitu banyak obyek wisata alam yang patut kompasianer kunjungi.

Tual sendiri berada di kabupaten Maluku Tenggara. Secara geografis, Tual berada di sebelah tenggara ibukota provinsi Maluku (Ambon) dengan batas wilayah antara sebelah utara dengan laut Banda, sebelah selatan laut Arafura, sebelah barat laut Banda dan sebelah timur dengan selat Nerong (Kabupaten Maluku Tenggara). Luas wilayah kota Tual 19,448,13 Km2 dengan luas daratan 352,29 Km2 (1,33%) dan luas lautan 19.095,84 Km2 (98,67%). Dengan melihat posisi lautan yang lebih mendominasi luas daratan, menjadikan kota Tual sebagai kota kepulauan (City of small island) yang terdiri atas 66 gugusan pulau, dimana hanya sebanyak 13 pulau yang dihuni oleh manusia sedangkan pulau lainnya dijadikan sebagai tempat peristirahatan bagi para nelayan yang melaut ataupun sebagai tempat wisata karena ukuran pulau yang kecil-kecil.

Tual, sejak lama telah dikenal oleh masyarakat Maluku sebagai daerah yang memiliki potensi wisata eksotis. Bila dibandingkan dengan daerah lain di Maluku, obyek wisata alam yang ada di kota Tual mampu menandingi tempat atau obyek wisata lain di provinsi ‘kapitan Pattimura’ ini. Tetapi dilihat dari banyaknya wisatawan yang berkunjung, obyek wisata alam di kota Tual masih kurang dikunjungi. Hal ini disebabkan oleh minimnya sebaran informasi yang terekspos ke media.

Namun dalam beberapa tahun terakhir ini, Tual menjadi daerah wisata yang paling diminati oleh wisatawan dalam negeri terutama para traveling maupun wisatawan asing (wisman) untuk mengeksplorasi eksotisme alam disana. Semenjak ditemukannya sebuah pulau yang memiliki keindahan laut dengan beberapa bukit batu yang berdiri berjejeran di sekitar area pulau ini, makin menambah satu lagi keindahan alam di negeri Kei yang menjadi destinasi wisata alam yang patut dikunjungi.

Bagi anda yang hobbi traveling dan berpetualang, terutama yang memiliki hobbi traveling di lautan dan pantai, Tual menjadi daerah yang paling direkomendasikan dan layak menjadi agenda utama anda jika ingin mengeksplorasi wisata alam di Indonesia. Karena di daerah ini, akan menawarkan puluhan keindahan laut, pulau dan pantai yang pasti membuat anda terpuaskan. Berikut merupakan tempat wisata alam yang ada di negeri Larvul Ngabal ini:

Pasir Panjang (Ngurbloat)

[caption caption="Kelembutan pasir panjang yang menjadi daya tarik masyarakat. Nampak terlihat garis pantai yang membentang pasir putih halus sepanjang 5 km (wisatamalukutenggara)"]

[/caption]

Pasir panjang adalah salah satu obyek wisata favorit yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat kota Tual dan sekitarnya ketika memasuki akhir pekan. Selain masyarakat lokal, beberapa wisatawan manca Negara juga menjadikan pasir panjang sebagai destinasi utama untuk dikunjungi.

Pasir panjang terletak di desa Ngurbloat sehingga sering disebut sebagai Pasir panjang Ngurbloat. Seperti sebutannya, pantai yang terletak di Ohoi Ngilngof ini memiliki panjang mencapai 5 Km hingga ke sisi pantai ang lain yaitu pantai Ngursamadan sehingga apabila berkunjung ke pantai ini, sepanjang mata memandang anda akan dibuat takjub dengan pemandang pantai yang menggoda mata dengan tekstur pasir yang sangat halus dan putih. Saya berani mengatakan tekstur pasir disini sangat halus karena kelembutan pasirnya hanya terkalahkan oleh kelembutan tepung. Oleh karena kelembutannya, maka pasir panjang di kota Tual ini dinobatkan oleh National Geographic sebagai pasir terhalus di Asia Tenggara.

Selain memiliki pasir terhalus, area sekitaran pantai ini ditumbuhi beragam jenis pepohonan terutama pohon Bakau dan Kelapa yang lebih mendominasi pepohonan disana sehingga mendukung aktivitas anda. Bagi anda yang hobbi snorkeling, anda tidak usah merasa cemas karena air laut di pantai Ngurbloat sangat tampak jernih sehingga membuat anda merasa betah dan ingin berlama-lama di dalam air laut sekedar memanjakan mata melihat terumbu karang yang indah dan biota laut yang melimpah. Namun, anda perlu menyediakan berbagai kebutuhan menyelam karena disini tidak disediakan perlengkapan yang memadai.

[caption caption="Suasana pagi hari nampak sepi dari pengunjung (Dokpri)"]

[/caption]

Bagi anda yang takut akan gelombang air laut, tidak perlu khawatir karena pasir panjang Ngurbloat terletak berhadapan dengan beberapa pulau lain di depannya sehingga nyaris terlihat keteduhan air laut yang tentu memanjakan.

Ketika berkunjung ke pantai ini, diharapkan untuk memelihara kebersihan dengan tidak membuang sampah di sembarangan tempat. Meskipun obyek wisata ini tidak terlalu menyediakan tempat sampah, namun sepanjang perjalanan hingga memasuki kawasan obyek wisata pantai Ngurbloat, jarang ditemukan sampah-sampah yang berserakan di lingkungan sekitar. Oleh karenanya, kesadaran wisatawan yang berkunjung kesini mutlak digunakan dengan tetap memungut sampah dan membuangnya ditempat yang sesuai.

Untuk menuju ke pasir panjang Ngurbloat, membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 30 menit dari kota Tual dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Untuk roda empat, anda bisa menyewa mobil pangkalan ataupun angkutan umum yang terdapat di pasar Ohoijang Langgur. Disini, anda tidak perlu merasa cemas untuk menentukan waktu keberangkatan, karena daerah ini bebas dari kemacetan yang cenderung padat merayap. Tarif pembayaran yang dikenakan ketika memasuki obyek wisata pantai Ngurbloat berbeda dengan tarif pembayaran yang sering saya temui ketika berkunjung ke obyek wisata lainnya di provinsi Maluku. Di Pasir panjang Ngurbloat, anda hanya mengeluarkan uang sebesar Rp. 10.000,00 untuk kendaraan bermotor dan Rp. 20.000,00 untuk kendaraan beroda empat. Tarif pembayaran yang dikenakan tidak mengacu pada banyaknya orang, melainkan dikenakan berdasarkan jenis kendaraan yang digunakan. Sedikit tambahan untuk anda, bahwa nuansa yang tepat ketika berada di pasir panjang adalah menunggu hingga suasana sunset mulai terlihat. Oleh karena itu, waktu yang pas untuk menuju ke pasir panjang adalah pada siang menjelang sore hari.

Pulau Bair (Raja Ampat-nya Maluku)

[caption caption="Pulau Bair dengan keindahan pasir putih dan airnya yang jernih (Travellersindo.blogspot)"]

[/caption]

Pulau Bair adalah sebuah pulau yang berdekatan dengan Desa Dullah Laut di Kota Tual, pulau yang lebih dikenal oleh pecinta traveling dengan sebutan Bair Island ini memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Pulau ini memiliki dua teluk yang saling berhadap-hadapan dengan air lautnya yang sangat tenang dan jernih sehingga anda bisa melihat secara langsung dasar lautnya. Ketika berada di pulau tak berpenghuni ini, akan terlihat beberapa bukit batu berukuran kecil yang berdiri berjejaran menyerupai Raja Ampat, sehingga sering disebut dengan Raja Ampat-nya Maluku.

Untuk menuju ke pulau Bair, anda perlu melakukan beberapa rute perjalanan darat-laut dari kota Tual hingga bisa sampai di pulau ini. Namun anda tidak perlu khawatir, karena perjalanan menuju ke pulau Bair cukup mudah ditempuh. Waktu tempuh yang diperlukan hingga sampai di pulau ini bisa memakan waktu 1-2 jam. Dari pusat kota Tual, perjalanan dimulai dengan menggunakan kendaraan roda ruda atau roda empat ke pulau Dullah Darat. Untuk anda yang pergi berkelompok, saya sarankan gunakan mobil pangkalan yang ada di kota ini karena cukup murah untuk dicarter. Selain menghemat keuangan anda, kebersamaan yang terpupuk kian terasa bila sepanjang perjalanan menuju pulau Dullah Darat diisi dengan canda-tawa sambil sesekali memandangi bangunan-bangunan dan perumahan warga. Selain menggunakan mobil atau ojek pangkalan, disini juga tersedia angkutan umum rute Tual-Dullah Darat sehingga jika bepergian dengan hanya dua atau tiga orang, alangkah baik pula menggunakan angkutan ini. Ya.. sambil menyalami atau bercerita mengenai keunikan lain dari daerah ini sebagai referensi, dengan masyarakat Kei (sebutan untuk warga Tual−Maluku Tenggara) yang ramah-ramah. Namun bagi anda yang ingin lebih cepat, anda bisa menaiki Speedboat yang tersedia di dermaga kapal kota Tual. Oh ya, waktu tempuh dari Tual ke Dullah Darat menggunakan kendaraan darat sekitar 30 menit, sedangkan menggunakan speed boat sekitar 20 menit lebih awal.

Setelah sampai di Desa Dullah Darat, perjalanan dilanjutkan ke pulau Bair menggunakan Speedboat. Untuk jasa angkutan ini, anda bisa mencarternya pulang-pergi denga meregoh koceh sebesar Rp. 250.000,00 hingga Rp. 400.000,00 sesuai kesepakatan. Perjalanan dari Desa Dullah Darat menuju pulau Bair memakan waktu sekitar 1 jam. Meskipun agak lama waktu tempuhnya, saya yakin anda tidak dibuat bosan atau jenuh dengan perjalanan ini. Karena sepanjang mata memandang, anda akan disuguhi dengan deretan-deretan pulau kecil yang indah dan unik, salah satunya yaitu pulau Adrenan yang dikenal dengan daya tarik pantainya yang indah, pasir yar yang putih dan halus. Ditambah dengan kondisi lautan yang tenang dan bersih sehingga anda bisa melihat secara langsung ke dalam dasar laut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3