Mohon tunggu...
Nofi NurAzizah
Nofi NurAzizah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa yang mengajar anak SD

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi Pilihan

Cara Menciptakan Pembelajaran yang Interaktif di Tengah Pandemi "Belajar di Rumah Saja"

8 Mei 2021   13:37 Diperbarui: 8 Mei 2021   13:40 54 3 1 Mohon Tunggu...

Dampak Pandemi Covid-19 masih terus terasa bagi dunia pendidikan Indonesia, masa penyesuaian kebiasaan baru belajar dari rumah terus berlangsung walau sudah tujuh bulan lebih wabah menjangkiti.Salah satu masalah belajar dari rumah adalah sulitnya mendampingi anak untuk belajar online, mulai dari orang tua yang sibuk kerja, hingga orang tua yang memang tidak mampu menggantikan peran guru yang membimbing disamping anaknya.

Pendidikan merupakan hal yang penting untuk semua orang, dengan pendidikan kita dapat melahirkan generasi yang cerdas dan dapat di banggakan. Untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak baik, saya adakan Bimbingan Belajar (Bimbel) untuk Sekolah Dasar (SD).

Melihat fenomena ini, sekelompok mahasiswa program PGSD dari Universitas Muhammadiyah Purworejo menginisiasi program Mengajar Dari Rumah (MDR) dengan tujuan membantu orang-orang terdekat agar tidak ketinggalan pelajaran karena belajar di rumah.Nofi, mahasiswi dari UMP ini mengaku terpanggil untuk mengikuti program ini kepada desanya di kalidadap,Wadaslintang Wonosobo.

dokpri
dokpri
Tugas saya disini mengajari mereka agar bisa belajar semaksimal mungkin dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.Disini mereka juga harus mematuhi aturan yang saya buat ketika mereka ingin bergabung belajar bersama-sama.

Kegiatan belajar ini disambut positif dan antusias oleh anak-anak.Agar bisa belajar bersama dan mengerjakan tugas dengan baik serta memahami pelajaran dengan sungguh-sungguh.

Di era new normal ini kegitan belajar diarahkan agar menggunakan sistem daring atau belajar dirumah.Tidak banyak orangtua murid kewalahan dalam menangani tugas yang diterima anaknya yang cukup banyak,tetapi mereka tidak memahami pelajaran tersebut.

Dengan adanya TUGAS ini saya membantu mereka meringankan beban orangtua agar anaknya bisa belajar dan memahami sebuah mata pelajaran dengan cara melakukan sosialisasi dengan anak,mewajibkan bertanya jika ada pertanyaan atau kalimat yang tidak mereka mengerti.

Kegiatan ini berlangsung hampir satu bulan dengan beberapa kali pertemuan ,tidak jarang mereka belajar bersama hampir setiap hari,waktunya siang maupun malam.tetapi mereka juga bersekolah selama seminggu 3 tatap muka dengan guru ,dengan waktu yang ditentukan guru seperti rolling dengan teman lainnya, agar tidak mengakibatkan berdempetan.

Dalam kegiatan belajar yang dimana jaga jarak sudah tak lagi bisa diatur ketika semua di jadikan satu dalam ruangan.oleh sebab itu diciptakan aturan sekolah bergantian ketika bertatap muka dengan guru.Kegiatan belajar disini juga wajib menjaga jarak.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN