Mohon tunggu...
Nofail Hanf
Nofail Hanf Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Nofail Hanf_20107030095. Selamat Membaca dan Semoga bermanfaat.

Jangan lupa tersenyum dan bersyukur.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Berawal Dari Basabasi Kini Mempunyai Warung Kopi Welasan

23 April 2021   22:42 Diperbarui: 23 April 2021   23:38 412
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi

Sedangkan untuk masalah pengeluaran dia melakukan pencatatan dengan rapi pada pencatatan transaksi. Sehingga dia lebih mudah untuk mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan.

Masalah pembukuan dan pencatatan keuangan sering kali menjadi kendala bagi UMKM. Padahal dengan memiliki pembukuan dan catatan yang baik mereka dapat menentukan sudah sejauh mana berkembang dan kapan harus melakukan ekspansi. Dengan begitu, pengusaha UMKM dapat mengetahui kapan harus mengubah strategi bisnis, ataupun melakukan perbaikan lain.

Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi B. Sumintardja mengatakan setidaknya ada dua persoalan yang kerap dialami oleh pengusaha kecil yang baru memulai bisnis, pertama soal keuangan kedua soal operasional.

"Kalau keuangan yang kita lihat, paling menentukan adalah bagaimana mereka mulai memisahkan uang pribadi dan uang usaha, dan keduanya tidak tercampur, mereka akan mulai bisa melihat progres perkembangan bisnis," kata Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi B. Sumintardja kepada CNBC Indonesia, Jumat (9/10/2020).

Persoalan kedua, yang terkait dengan operasional adalah bagaimana seorang pengusaha bisa menjalankan operasionalnya, dalam hal ini terkait dengan manajemen usaha. Misalnya, bagaimana mereka harus konsisten mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran dengan cara fleksibel tanpa membebani kegiatan sehari-hari.

"Karena mereka menganggap itu repot, lebih penting mencari pelanggan daripada mencatat. kalaupun mencatat tidak konsisten. ada di kertas, di HP, ada di excel, tapi itu problemnya belum selesai. Kalau sudah catat, malam harus rekonsiliasi, baru mereka hitung, hari ini rugi atau untung," pungkasnya.

Berangkat dari persoalan ini, Welasan meluncurkan akun Jenius Bisnis yang bisa digunakan untuk mengatur keuangan usaha.

Dengan akun Jenius Bisnis, pengguna Jenius dapat memiliki akun tambahan yang bisa digunakan untuk menjalankan usaha, sehingga poengelolaan keuangan pribadi dan usaha menjadi terpisah.

Pembukaan akun Jenius Bisnis ini pun mudah karena bisa dilakukan dalam aplikasi yang sama dengan Jenius utama. Bahkan untuk pembukaannya bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit.

"Hitungan menit kita sudah bisa punya akun keuangan untuk bisnis," imbuhnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun