Mohon tunggu...
Adhi Nugroho
Adhi Nugroho Mohon Tunggu... Penulis - Blogger | Author | Analyst

Kuli otak yang bertekad jadi penulis dan pengusaha | IG : @nodi_harahap | Twitter : @nodiharahap http://www.nodiharahap.com/

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Dari Ujung Nusantara hingga Mancanegara, Pakai PRIMA Saja!

23 Juli 2019   16:18 Diperbarui: 23 Juli 2019   16:33 623
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Urusan bisnis dan finansial jadi lebih mudah karena bertransaksi lewat Jaringan PRIMA. Foto: Dokumentasi Pribadi

Berbagai keunggulan yang dimiliki Jaringan PRIMA benar-benar membuat hidup saya di Siau menjadi lebih mudah. Saya bisa transfer uang dari CIMB Niaga Syariah ke BCA dengan menggunakan ATM BRI. Malam-malam pula!

Hanya dalam waktu dua menit saja, tagihan seminar kit yang sudah ditunggu-tunggu vendor sejak siang tadi langsung saya bayar lunas. Saya pun mencomot ponsel dari saku celana dan segera mengetik pesan.

Uangnya sudah saya transfer, Bro. Maaf, tadi siang saya sedang dalam perjalanan menuju Siau. Maklum, susah sinyal.

Tidak berapa lama, saya menerima balasan.

Oalah, Pak Adhi lagi di Siau? Tahu begitu transfernya besok-besok saja kalau sudah di Manado. Anyway, thanks, Pak. Tuhan berkati.

Saya pun tersenyum lega sepanjang jalan kembali menuju penginapan.

Peran Jaringan PRIMA Bagi Pebisnis Lokal

Kemudahan bertransaksi ketika menggunakan Jaringan PRIMA ternyata tidak hanya dirasakan oleh saya saja, tetapi juga oleh kalangan pebisnis lokal.

Dalam acara seminar ekonomi keesokan harinya, Daniel, seorang pedagang pala lokal, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Jaringan PRIMA di Siau. Berkat Jaringan PRIMA, ia tidak perlu repot-repot mengambil uang di bank.

Sebab kini, ia bisa membeli pala mentah dari petani lokal secara nontunai. Cukup singgah di ATM, urusan bayar-membayar bisa segera dituntaskan.

Lain Daniel, lain pula Michael. Pengusaha kopi olahan asal Siau ini mengaku bisnisnya melejit semenjak kedainya yang ada di Manado menggunakan mesin EDC. Meski pundi-pundi Rupiah mengalir dari Manado, Michael tetap rutin pulang ke Siau seminggu sekali untuk menyetok kopi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun