Mohon tunggu...
Nur Choliza
Nur Choliza Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Trisakti School of Management

Penulis Freelance

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Apakah Democratic Leadership Style Selalu Tepat untuk Diterapkan oleh Pemimpin?

22 September 2021   21:42 Diperbarui: 22 September 2021   21:44 393
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Peran kepemimpinan dalam suatu organisasi sangat penting dalam hal menciptakan visi, misi, penetapan dan penetapan tujuan, merancang strategi, kebijakan, dan metode untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien serta mengarahkan dan mengkoordinasikan upaya dan kegiatan organisasi. 

Kepemimpinan kualitas terbaik sangat penting untuk mencapai misi dan visi seiring dengan mengatasi perubahan yang terjadi di lingkungan eksternal . 

Saat ini, banyak perusahaan menghadapi masalah terkait dengan praktik tidak etis, perputaran tenaga kerja yang tinggi, kinerja keuangan yang buruk, dll. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya kepemimpinan yang efektif. 

Tujuan utama dari banyak perusahaan adalah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Ada dampak yang cukup besar dari gaya kepemimpinan pada kinerja organisasi. Gaya kepemimpinan mempengaruhi budaya organisasi yang pada gilirannya mempengaruhi kinerja organisasi. 

Agar keberhasilan akhir organisasi menjadi kenyataan, kepemimpinan yang mempromosikan produktivitas sumber daya manusia yang optimal tidak dapat dihindari. Para pemimpin organisasi terus-menerus mencari cara mereka dapat menghindari metode kepemimpinan yang menghambat produktivitas dan mengadopsi metode yang akan memastikan kepuasan penuh pekerja dan manajemen dan perbaikan organisasi secara keseluruhan.

Dalam gaya kepemimpinan demokratis, potensi eksekusi yang lemah dan pengambilan keputusan yang buruk sangat tinggi. Namun, kepemimpinan demokratis juga diketahui memotivasi karyawan untuk bekerja lebih baik, karena pandangan dan pendapat mereka dihargai. 

Masalah besar lainnya yang terkait dengan kepemimpinan demokratis adalah asumsi bahwa setiap orang yang terlibat memiliki kepentingan yang sama dalam pengambilan keputusan dengan tingkat keahlian yang sama. 

Kepemimpinan demokratis memiliki dampak positif terhadap kinerja organisasi. Kepemimpinan demokratis memungkinkan karyawan untuk membuat keputusan bersama dengan berbagi dengan kelompok dan manajer. 

kepemimpinan demokratis secara positif mempengaruhi kinerja organisasi karena memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mengekspresikan dan mengimplementasikan ide-ide kreatif mereka dan mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan. 

Gaya kepemimpinan ini juga mempersiapkan pemimpin masa depan dan membantu organisasi dalam jangka panjang.  seorang pemimpin yang demokratis adalah orang yang fokus pada diskusi kelompok dan partisipasi kelompok dan sebagai hasilnya berpengaruh positif terhadap kinerja para pengikutnya. 

Oleh karena itu, gaya kepemimpinan demokratis dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja organisasi serta efisiensi. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kepemimpinan demokratis berdampak positif terhadap kinerja organisasi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun