Khairunisa Maslichul
Khairunisa Maslichul Professional

Improve the reality, Lower the expectation, Twitter & IG @nisamasan Facebook: Khairunisa Maslichul https://nisamasan.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Tiga Cara Mengatasi Diare yang Aman Saat Bepergian

26 Agustus 2018   10:10 Diperbarui: 27 Agustus 2018   10:44 1930 2 2
Tiga Cara Mengatasi Diare yang Aman Saat Bepergian
Diare bisa menyerang setiap orang, termasuk saat sedang bepergian (www.walmart.ca)

Air putih jelas menjadi penolong utama saat diare.  Ketika sehat, seseorang (idealnya) meminum 2 liter air per hari.  Nah, saat diare, konsumsi air putih itu bisa ditingkatkan hingga 2x lipatnya.  Air putih tersebut dapat membantu untuk menetralisir kerja racun bakteri E. coli.

Akan tetapi, konsumsi air putih tentu saja tidak cukup. Diare yang menyerang selama bepergian memerlukan solusi yang praktis, mudah didapat, dan bisa dikonsumsi untuk seluruh anggota keluarga.  Lebih baik lagi jika obat tersebut berbentuk cairan sehingga mudah ditelan.

Perjalanan dan makan bersama keluarga semakin menyenangkan karena ada varian lengkap Tolak Angin SidoMuncul untuk seluruh anggota keluarga jika terserang diare (Dokpri)
Perjalanan dan makan bersama keluarga semakin menyenangkan karena ada varian lengkap Tolak Angin SidoMuncul untuk seluruh anggota keluarga jika terserang diare (Dokpri)
3. Minum Pereda Diare yang Tersedia untuk Seisi Keluarga

Bepergian (jauh) tidak selalu dilakukan seorang diri.  Umumnya, malah bepergian antar kota dinikmati bersama keluarga, misalnya saat mudik Lebaran dan liburan sekolah.  Patut diingat, diare lebih gampang menjangkiti seseorang yang berimunitas rendah, terutama usia anak-anak.

Untuk mengantisipasi diare saat mudik Juni lalu, maka paman dan bibi saya juga menyiapkan Tolak Angin Anak untuk para sepupu yang masih berusia SD.  Bagi penderita diabetes (untuk para kakek-nenek), Tolak Angin Bebas Gula menjadi pilihan utama yang aman.

Caryophylli folium (daun cengkeh) 10% dalam Tolak Angin terbukti berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan, tak terkecuali diare.  Oryza sativa (beras) 20% pada Tolak Angin juga berfungsi untuk menyerap zat-zat beracun, termasuk bakteri jahat penyebab diare.

Selain itu, ada Honey (madu) dan Royal Jelly 0,1 gram pada Tolak Angin dewasa serta anak untuk meningkatkan imunitas dan stamina tubuh.  Saat tetap fit selama bepergian, resiko terkena diare pun akan berkurang.  Pastinya kondisi itulah yang diharapkan dalam perjalanan.

Penderita diabetes tetap bisa mengonsumsi Tolak Angin SidoMuncul Bebas Gula yang mengandung beras untuk menyerap zat-zat beracun, tak terkecuali zat penyebab diare (Dokpri)
Penderita diabetes tetap bisa mengonsumsi Tolak Angin SidoMuncul Bebas Gula yang mengandung beras untuk menyerap zat-zat beracun, tak terkecuali zat penyebab diare (Dokpri)
Tolak Angin dapat diminum langsung dari kemasannya dengan dikocok dahulu atau dicampur air putih secukupnya.  Anak-anak biasanya lebih suka minum Tolak Angin ditambah (sedikit) air putih. 

 Sebelum minum Tolak Angin, sebagai salah satu cara mengatasi diare di jalan, perhatikan pula aturan minumnya yaitu 3-4 sachet per hari untuk sakit perut/diare.  Jadi, selalu pastikan Tolak Angin ada di tas agar diare tak membuat jalan-jalan Anda jadi bete. Let's enjoy the trip!

Selalu bawa Tolak Angin SidoMuncul untuk bekal perjalanan Anda sebagai cara mengatasi diare yang kapan saja dapat menyerang (Dokpri)
Selalu bawa Tolak Angin SidoMuncul untuk bekal perjalanan Anda sebagai cara mengatasi diare yang kapan saja dapat menyerang (Dokpri)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2