Khairunisa Maslichul
Khairunisa Maslichul Professional

Improve the reality, Lower the expectation, Twitter & IG @nisamasan Facebook: Khairunisa Maslichul https://nisamasan.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

[SOS Children's Villages] Bernyanyi dan Berbagi untuk Anak di Seluruh Dunia

3 April 2016   16:46 Diperbarui: 3 April 2016   21:47 22 9 6

[caption caption="Capri Everitt menggalang donasi dana untuk anak di seluruh dunia dengan menyanyikan 80 lagu kebangsaan bersama SOS Children's Villages/Dokpri"]

[/caption]

 Pernah mendengar kisah "Around the World in 80 Days?" Cerita fiksi klasik yang ditulis oleh novelis asal Perancis pada tahun 1873, Jules Verne tersebut, berkisah tentang petualangan seorang bangsawan Inggris dan asistennya ketika mengelilingi dunia selama 80 hari. Meskipun awalnya tampak mustahil, petualangan spektakuler itu berhasil dilakukan serta berakhir indah atau happy ending karena kerja keras dan ketekunan serta ketabahan hati para pelakunya.

Terinspirasi dari kesuksesan cerita petualangan seru tersebut, sebuah lembaga nirlaba untuk kesejahteraan anak SOS Children's Villages menamakan kegiatan penggalangan dana mereka dengan sebutan "Around the World in 80 Anthems." Aksi amal untuk kesejahteraan anak di seluruh dunia tersebut berupa menyanyikan lagu kebangsaan dari 80 negara yang dikunjungi oleh Capri Everitt, penyanyi asal Kanada yang baru berusia 11 tahun.

[caption caption="Mari berdonasi untuk kesejahteraan anak secara online melalui website SOS Children's Villages yang ada di Indonesia dan 133 negara lainnya/Dokpri"]

[/caption]

Ide judul dan tema menyanyikan lagu kebangsaan dari 80 negara tersebut ternyata juga berasal dari Capri. Bersama keluarganya, ayah dan bunda, Tom dan Kerrie, serta sang adik, Bowen, yang berusia 9 tahun, Capri bersama SOS Children's Villages akan menyanyikan 80 lagu kebangsaan di 80 negara, termasuk Indonesia.

Sekilas tentang SOS Children's Villages, mereka telah 67 tahun fokus dan konsisten terhadap pemenuhan hak-hak dasar anak, khususnya pengasuhan yang layak dan sehat untuk tumbuh kembang bagi anak tanpa keluarga. Didirikan pertama kali hampir 70 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1949 oleh Hermann Gmeiner di Austria setelah prihatin melihat langsung nasib anak-anak korban Perang Dunia II tahun 1945. 

[caption caption="Berikut ini situs resmi dan media sosial SOS Children's Villages Indonesia untuk mengetahui info lebih lengkap/Dokpri"]

[/caption]

Sejatinya, keluarga adalah tempat utama dan pertama seorang anak mendapatkan kasih sayang dan kehangatan. Namun, tidak semua anak beruntung dengan memiliki keluarga yang lengkap, utuh, dan bahagia. Maka itulah, SOS Children's Villages secara global aktif memperjuangkan dan mengembangkan pengasuhan anak-anak yang terlantar (abandoned children) baik karena perang, bencana alam, kelaparan, kemiskinan, KDRT atau domestic violence, maupun penyakit seperti AIDS.

Saat ini, SOS Children's Villages telah memiliki perwakilan di 134 negara. Di Indonesia, SOS Children's Villages berkiprah sejak tahun 1972 atas inisiatif Bapak Agus Prawoto, seorang tentara RI yang sedang bertugas di Austria saat itu. Maka, SOS Children's Villages Indonesia pertama kali dibangun di Lembang - Bandung, Jawa Barat. Informasi lebih lengkap tentang SOS Children's Villages Indonesia dapat diakses di www.sos.or.id.

Minggu 3 April 2016, bersama 9 Kompasianer lainnya, syukur Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan meliput aksi amal Capri sebagai duta termuda SOS Children's Villages International bersama SOS Children's Villages Indonesia. Capri bersama paduan suara dari SOS Children's Villages Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" di area Car Free Day di depan UOB Plaza, Sarinah, Thamrin, Jakarta. Berikut ini liputan acara amal yang berlangsung dari pukul 7.30 hingga 10.30 pagi ini.

[caption caption="Acara amal dibuka dan ditutup dengan paduan suara anak dari "Taman Suropati Chambers"/Dokpri"]

[/caption]

Mari Bernyanyi sambil Berbagi saat Berlari Pagi

Momen keramaian "Car Free Day" pada Minggu pagi jelas sangat tepat untuk menjadi lokasi acara. Saat tiba di lokasi kegiatan, sudah banyak orang yang berkumpul untuk menyaksikan penampilan dari Capri. Tak ketinggalan para keluarga yang membawa buah hati mereka untuk turut menyaksikan, termasuk Kompasianer Rahayu Damanik yang mengajak putra sulungnya yang berusia 4 tahun.

Acara dibuka dengan penampilan paduan suara anak dari Taman Suropati Chambers. Selanjutnya, grup perkusi dari SOS Children's Villages Indonesia yang bernama "Lampu Percussion" menunjukkan kemampuan mereka dengan memainkan alat musik perkusi. Saya sampai terpesona dibuatnya karena mereka sangat kompak.

[caption caption="Grup Perkusi "Lampu" dari paduan suara anak dan remaja SOS Children's Villages Indonesia menunjukkan kepawaian mereka dalam bermusik/Dokpri"]

[/caption]

Sebelum Capri hadir di panggung untuk menyanyi, Pak G. Hadi Nitihardjo selaku Direktur SOS Children's Villages Indonesia memberikan sambutan singkat beliau. Pak Hadi menyampaikan, dari 80 negara yang akan disinggahi, Indonesia adalah negara ke-37 yang dikunjungi Capri. Hingga saat ini, dari target donasi amal sebesar 1 juta US Dollar, sudah terkumpul sekitar sepertiganya atau 3000 US Dollar.

Selain Pak Hadi, hadir pula komunitas "Sahabat Anak Negeri" yang diwakili oleh pesohor Teuku Zacky dan Dira Sugandi sebagai pendirinya bersama Shanty, Widi Mulya, Rebecca Reijman, dan Melky.  Menurut Teuku Zacky, Sahabat Anak Negeri lahir dari kepedulian dan keprihatinan setelah terjadinya kasus pembunuhan anak, yaitu Angeline di Bali pada tahun 2015 lalu. "Misi kami adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap adanya kasus kekerasan pada anak atau child abuse," tutur Zacky #StopChildAbuse

[caption caption="Pak Hadi Nitihardjo dari SOS Children's Villages Indonesia dan Teuku Zacky dari komunitas Sahabat Anak Negeri/Dokpri"]

[/caption]

Nah, kejadian unik dan menarik yang diprakarsai oleh MC acara terjadi saat hendak memanggil Capri ke panggung. "Capri, Capri, main yuk!" Itu adalah panggilan yang kerap diteriakkan anak-anak di Indonesia saat memanggil teman-temannya untuk bermain. Maka, dengan senyum manisnya yang selalu menghiasi wajahnya, Capri pun tampil di panggung utama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3