Mohon tunggu...
Nirma Lasari
Nirma Lasari Mohon Tunggu... Mahasiswa universitas Majalengka

Pencatat ilmu

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Luka dan Harapan

23 Februari 2021   21:15 Diperbarui: 23 Februari 2021   21:34 16 0 0 Mohon Tunggu...

Sering kali berdebat dengan rasa, soal prioritas baik baik saja dan terluka, entah dari mana datang nya hingga menyelinap begitu saja, ingin rasa mempermasalahkannya, namun sadar semua rasa bersatu dalam ruang yang sama, sekedar ingin terlihat baik baik saja namun nyata nya belum mampu mengutarakannya, yang ada semakin bergantinya hari hati kian terluka, terutama jika sudah kudengar kabar baiknya, seharusnya aku pun ikut bahagia, tapi apalah hanya kesengsaraan yang menyapa, dalam benak hanya berontak dengan sejadinya, mengapa harus terjadi hal yang tak pernah di  inginkan dan tak terduga, seketika harapan di hancurkan dengan sendirinya. 

Terima kasih telah mengajarkan kehilangan sebelum mendapatkan, satu satu nya orang yang meluluhkan keraguan untuk bisa hidup nyaman dalam payung rumah tangga, namun semua hanya kepalsuan, dan lagi lagi harus di benturkan dengan kepahitan yang tiada dapat lagi rasa ini tumbuh seperti wanita lainnya, rasa kecewa ini enggan berakhir, semua nya seni dari harapan yang di curahkan kepada selainnya, sadarku begitu minim hingga berulang kesalahannya, caraku menyikapi masih sama, terimakasih semesta masih menyapa dengan damai wanita yang berlumur dosa.salamku    teruntuk rabb yang selalu kau tasbihkan di setiap hembusan angin yang kau tiupkan. #luka dengan harapan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x