Mohon tunggu...
Nining Maida
Nining Maida Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

KKN UPI 2021

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

KKN Tematik UPI 2021: Tips Mendampingi Anak Belajar di Rumah

30 Juli 2021   14:12 Diperbarui: 30 Juli 2021   14:39 23 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
KKN Tematik UPI 2021: Tips Mendampingi Anak Belajar di Rumah
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Saat ini sudah hampir 1 tahun siswa melaksanakan belajar dirumah karena pandemic covid-19. Hal tersebut membuat orangtua tidak bisa lagi sepenuhnya mengandalkan guru dalam membimbing, mendidik dan mengajar anak. orangtua harus turun langsung mendampingi anak selama proses pembelajaran.

Tentunya terdapat dampak positif dari belajar daring ini untuk para orangtua agar bisa menjadikan momen dalam mempererat hubungan antara orangtua dan anak. Selain itu, orangtua juga bisa menciptakan inovasi dan kreativitas suasana belajar yang menyenangkan agar anak merasa nyaman selama sekolah dari rumah.

Seperti yang disampaikan oleh Seto Mulyadi, psikolog dan pemerhati anak Indonesia, "Para ahli mengatakan semua anak pada dasarnya senang belajar. Jadi ciptakan suasana belajar yang gembira dan menyenangkan."

Berikut penulis akan memberikan informasi yang telah penulis rangkum dari seminar daring yang diadakan Kemen PPPA pada hari Rabu  11 Juni 2021 untuk para orangtua agar sukses dalam membimbing anak belajar daring dirumah.

Yang pertama buat suasana menyenangkan bagi anak. Selama anak melakukan belajar dirumah, pastikan suasana belajar anak gembira menyenangkan dan anak tidak tertekan. Yang kedua sering-seringlah memberikan apresiasi terhadap belajar anak sehingga anak bisa lebih positif dan optimis. Dan yang terakhir ajak anak melakukan kegiatan lain. Karena suasana belajar dari rumah berbeda dengan suasana belajar di sekolah biasa. Jika disekolah setelah belajar diruang kelas, disaat waktu istirahat anak bisa bermain bersama teman-temannya, sedangkan dirumah kegiatannya hanya melalui gadget saja. Oleh karena itu seimbangkan belajar anak dengan kegiatan lain untuk melatih motoric kasar dan halus anak. Misalnya dengan mengajak anak bermain di luar ruangan, memasak, bernyanyi bersama mendongeng dan sebagainya.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN