Mohon tunggu...
Lingkungan Pilihan

Sampah Menjadi Masalah Lingkungan di Indonesia

23 April 2019   18:21 Diperbarui: 23 April 2019   18:29 0 2 0 Mohon Tunggu...

Sampah merupakan suatu benda yang tidak ternilai atau tidak berharga yang ada di sekitar lingkungan masyarakat. Di Indonesia kita dapat melihat sampah dimana-mana khususnya di daerah perkotaan dan sekarang menjadi masalh besar lingkungan Indonesia.

Sampah di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius dan juga menjadi masalah social, ekonomi dan budaya. Dan hampir di semua kota di Indonesia mengalami kendala dalam mengolah sampah. Hal ini terjadi karena pengolahan TPA (tempat pembuangan akhir) di sebuah kota lahannya masih kurang sehingga masyarakat banyak membuang sampah di sungai.

Bukan saja di sungai akibat kurangnya TPA mengakibatkat masyarakat sampah ke selokan, kali, dan di lautan. Sehingga kebersihan dan ekosistem laut akan rusak, misalnya seperti ikan dan terumbu karang akibat sampah plastik yang di buang oleh warga yang tinggal di sekitar pantai. Dan ada di beritakan bahwa seekor paus di temukan di pinggir pantai dengan se isi perutnya terdapat berbagai macam sampah plastik yang telah masuk dalam perutnya dan sulit untuk melakukan pencernaan makanan.

Indonesia termasuk ke dalam 10 besar Negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Hal ini tidak menutup kemungkinan menimbulkan sejumlah persoalan lanjutan, diantaranya adalah produksi sampah dan pembuangannya.

Menurut data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bahwa Indonesia memproduksi sampah hingga 65 juta ton pada 2016 tahun lalu. Dan jumlah sekarang naik 1 juta ton dari sebelumnya. Berdasarkan laporan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan sampah yang dihasilkan berdominan sampah organic yang mencapai sekitar 60 persen dan sampah plastik yang mencapai 15 persen dari total timbulan sampah, terutama di daerah perkotaan.

Sesuai data tersebut menunjukan dalam 10 tahun terakhir banyaknya sampah plastik terus meningkat. Tak dapat di pungkiri sampah yang tidak di kelola dengan baik akan menyebabkan pencemaran di lingkungan kita.

Permasalahan yang muncul atau sering terjadi di TPA akan merambat ke hulu yang mengakibatkan terhentinya atau terhambatnya pengangkutan sampah dari sumber sampah ke TPA. Sampah merupakan musuh bagi lingkungan karena mampu menimbulkan dan mencermari lingkukan. Lingkungan yang tercemar oleh pembuangan sampah akhirnya akan kotor, kumuh, jorok dan bau kemuadian akan menimbulkan penyakit seharusnya pembuangan sama merupaka masalah yang harus di tangani pada awal yang harus di perhatikan secara pokok atau utama agar tidak mengakibatkan masalah yang begitu cukup serius dalam masalah lingkungan di Indonesia.

Walaupun telah di atur undang-undang tentang pelanggaran membuang sampah sembarangan akan mendapat denda atau di kenakan sanksi, akan tetapi lain hal nya dengan warga Indonesia, walaupun sudah di oeringati di larang membuang smapah sembarangan tetap saja di lakukan dan akhirnya akan menimbulkan keadaan lingkungan tidak bersih atau dengan bahsa kasarnya kotor.

Dalam sampah rumah tangga dapat di bedakan yaitu ada sampah kering dan sampahh basah jika ini berjalan dengan baik maka akan mengurangi pembuangan sampah yang tidak teratur dan polusi lingkungan. Kesadaran pikiran dan pandai dalam membuang sampah juga sangat penting agar mudah di daur ulang kembali.

Pembuangan sampah yang tidak teratur (tidak pada tempatnya) menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia walaupun itu akhirnya menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan ketidaknyamanan untuk mereka sendiri. Walaupun telah di sediakan tempat sampah di sekeliling atau pada suatu tempat umum seperti di jalanan, taman, sekolah, rumah sakit, dan di tempat lainnya.

Akan tetapi, tetap saja tangan-tangan kotor yang tidak peduli akan kebersihan membuang sampah di sembarang tempat. Ada juga di tempat umum yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan, habis makan buang sembarangan walaupun sampahnya kecil dan tidak jauh tempatnya dengan pembuangan sampah(tong sampah). Akibatnya sifat malas membuang sampah pada tempatnya menimbulkan pencemaran lingkungan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2