Mohon tunggu...
Ninik Karalo
Ninik Karalo Mohon Tunggu... Pendidik berhati mulia

Fashion Designer, penikmat pantai, penjelajah aksara-aksara diksi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Karya Itu Suci

19 September 2020   09:47 Diperbarui: 19 September 2020   16:42 255 37 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Karya Itu Suci
SUMBER GAMBAR: BBC INDONESIA

Karya itu putih
Jangan
gores
pias
dengan pikiran
kotormu itu,
Wahai, Pujangga!

Karya itu suci
Jangan
kotori
cemari
lumuri
dengan balutan rasa
bangga itu fana
Wahai, Sahabat!

Karya itu murni
Jangan
telanjangi
gagahi
cabik-cabik
dengan kecerdasan
yang kau punya,
Wahai, Cendekia!

Tetapi, terima kasih
Telah memberi inspirasi
Jemari berbisamu
Melahirkan karya
Walau penuh murka

Semoga karya  
Yang lahir dari inspirasi
Yang lahir dari api
Yang lahir dari air
Yang lahir dari bullying

Menjadi berkah bagi anak cucu!
Semoga karma jauh dari jangkaunmu!
Semoga harum tanahmu
beraroma surga!

Kuman tak nampak kasat mata
Namun Illahi Rabbi tak pernah buta
Picik telah menggerogoti nurani
demi mendapatkan inspirasi
sekerdil itukah?  

Bullying selalu memilih yang lemah
Tetapi doa mengalahkan segalanya

Berbanggalah!
Muntahkanlah!
Tertawalah!
Terbahaklah!
Semoga berkah!


@NK/19/09/2020

#SangiheBanuaku
#Catatan kecil; setelah membaca/mendengar ini, maka terciptalah puisi di atas.
#Bullying terselubung, jenis ini jarang disebutkan, tapi bisa berdampak hebat pada korban. Misalnya menggosipkan hal negatif tentang seseorang, bercanda dengan konten negatif, kontak mata merendahkan, mengejek, membuat seseorang malu atau tidak nyaman.-Liputan6.com

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x