Mohon tunggu...
Ning Harto
Ning Harto Mohon Tunggu... Wiraswasta - Konten kreator

Suka membaca dan menulis. Topik kesukaan petualangan, sosial, pendidikan, dan pengembangan diri.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ketika Kupu-kupu Bertafakur

6 Agustus 2023   08:04 Diperbarui: 6 Agustus 2023   08:06 311
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
www.freepik/rawpixel.com

Kupu-kupu hening dalam renungan malam, Sayapnya melipat, sejenak berhenti terbang. Malam menjelang, bintang-bintang bercahaya, Dia merenungi, memandang langit dalam kesunyian.

Tafakur terbentang, seperti benang-benang waktu, Kupu-kupu merenungkan arti di balik kegelapan. Apakah malam hanya penutup bagi matahari yang lelah? Ataukah juga peluang untuk bintang-bintang bersinar jaya?

Dia tak melihat hanya kegelapan pekat, Tapi menyimak pesan dalam setiap remang cahaya. Dalam diamnya malam, dia merasa kehadiran semesta, Mengalami kisah rahasia yang tersembunyi di balik awan.

Sayapnya yang rapuh, seperti fragmen pikiran, Menerobos batas dunia yang tampak dan tak tampak. Dia tafakur pada alam yang besar dan tak terbatas, Pada pertanyaan-pertanyaan yang dalam dan abadi.

Kupu-kupu, merenungi malam yang penuh misteri, Apakah arti sejati dari perubahan dan transformasi? Bukankah kamu sendiri adalah contoh perjalanan, Dari ulat yang merayap menjadi makhluk yang bercahaya?

Dalam kesunyian malam, kupu-kupu menemukan kebijaksanaan, Bahwa renungan tak hanya milik manusia yang berpikir. Di antara bintang-bintang yang bersinar begitu terang, Dia merenungi makna hidup, terekam dalam sayapnya yang cantik.

Tafakur kupu-kupu mengajarimu, Bahwa renungan tak mengenal batas atau waktu. Di dalam kegelapan, terdapat cahaya yang abadi, cahaya kupu-kupu yang tafakur di malam yang sunyi.

Surabaya, Agustus 2023

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun