Humaniora

Kognitif pada Anak Usia Dini

14 Februari 2018   11:40 Diperbarui: 15 Februari 2018   09:24 99 0 0
Kognitif pada Anak Usia Dini
www.123rf.com

Pengertian perkembangan kognitif adalah salah satu aspek perkembangan manusia yang berkaitan dengan pengetahuan yaitu semua proses psikologis yang berkaitan dengan bagaimana individu mempelajari dan memikirkan lingkungannya. Dimana perkembangan kognitif berguna untuk menjelaskan semua aktivitas mental yang berhubungan dengan presepsi, pikiran, ingatan, dan pengolahan informasi yang memungkinkan seorang untuk memperoleh pengetahuan, memcahkan masalah, dan merencanakan masa depan, atau semua proses psikologis yang berkaitan dengan bagaimana individu mempelajari, memperhatika, mengamati, membayangkan, memperkirakan, menilai dan memikirkan lingkungan. (Mar'at, Sumsunuwati, 2013)

Bisa dapat disimpulkan kognifif adalah kemampuan mencangkup kegiatan mental
(otak), yaitu artinya kemampuan yang mengandung segala upaya yang menyangkutaktivitas otak untuk mengembangkan kemampuan akal.

Teori perkembangan Kognitif menurut "Jean Piaget" tentang perkembangan kognitif yaitu memberikan batasan kembali tentang kecerdasam, pengetahuan dan hubungan anak didik dengan lingkungannya. Kecerdasan merupakan proses bersinambungan yang membentuk struktur yang diperlukan dalam interaksi terus menerus dengan lingkungannya. Struktur yang dibentuk oleh kecerdasan, pengetahuan sangat subjektif waktu masih bayi  dan masa kanak-kanak awal dan menjadi objektif dalam masa dewasa awal.

Piaget juga memberikan proses pembentukan pengetahuan dari pandangan yang lain, ia menguraikan pengalaman fisik yang merupakan abstraksi dari ciri-ciri obyek pengalaman logis matematis  atau pengetahuan yang disusun melalui proses anak didik. Struktur tindakan operasi kongkrit dan opersai formal dibangun dengan jalan logis sistematis.

Faktor yang berpengaruh dalam perkembangan kognitif :

  • Fisik

Interkasi antara individu dan dunia luar merupakan sumber pengetahuan baru  dunia fisik itu tidak cukup untuk mengembangkan pengetahuan kecuali intelegensi individu dapat memanfaatkan pengalaman tersebut.

  • Kematangan

Kematangan sistem saraf menjadi penting karena memungkinkan anak memperoleh manfaat secara maksimum dari pengalaman fisik. Kematangan membuka kemungkinan untuk berkembangsedangkan kalau kurang hal itu akan membatasi secara luas prstasi secara kognitif.

  • Pengaruh sosial

Lingkungan sosial termasuk peran bahasa dan pendidikan, pengalaman fisik dapat memacu atau menghambat perkembangan kognitifnya.