Mohon tunggu...
N.A.R
N.A.R Mohon Tunggu... Amatir

I'm not perfect but limited edition

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Sudah Saatnya Pemerintah Merangkul Korban Pinjol

11 Mei 2019   20:27 Diperbarui: 11 Mei 2019   20:30 0 1 0 Mohon Tunggu...

Maraknya pelaku usaha Fintech dewasa ini tentunya mengundang pro dan kontra dari berbagai kalangan masyarakat.

Ada yang pro karena kemudahannya untuk mendapatkan pinjaman yang tidak perlu bertele-tele ada juga yang kontra karena bunganya sungguh fantastis dan juga mendapatkan penagihan secara kasar.

Di era digital ini sebenarnya adanya Pinjaman Online sangat diharapkan, apalagi bisa menjangkau semua kalangan masyarakat, namun yang harus menjadi perhatian adalah bunga yang tinggi dan tenor yang singkat. Hal tersebut menjadi alasan debitur menjadi gali lobang tutup lobang, karena belum ada dana untuk bayar dan sudah diancam akhirnya panik dan mencari pinjaman online lainnya, dan hal itu terus terjadi sehingga hutang yang awalnya ratusan ribu bisa membengkak menjadi puluhan juta, dengan begitu Pinjaman Online  tidak lagi  diharapkan namun berubah menjadi sebuah ancaman.

Bukan sedikit, ribuan korban telah melapor ke LBH dan mungkin langsung ke OJK namun apabila diperhatikan kasus tersebut sangatlah alot seolah tidak ada perhatian khusus, tidak adanya ketegasan dari pihak pemerintah membuat korban semakin membludak.

Hal ini sangat miris, seharusnya seluruh rakyat Indonesia mendapatkan hak setara, mendapatkan perlindungan yang sama bahkan dalam hal finansial. Sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian khusus terkait hal ini, memberikan para korban wadah agar terlindung dari banyak kemungkinan yang tidak diinginkan. 

KONTEN MENARIK LAINNYA
x