Mohon tunggu...
Nia Putri Angelina
Nia Putri Angelina Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

In a world where you can be anything, be kind.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Amankah Jika Anak Kembali Belajar ke Sekolah?

3 Januari 2021   10:20 Diperbarui: 3 Januari 2021   10:31 346
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di samping itu, informasi terbaru melalui situs web ppid.jakarta.go.id memberikan klarifikasi terkait wacana Kembali Belajar di Sekolah, pada Sabtu, 2/01/2021, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta tetap memberlakukan pembelajaran dari rumah untuk seluruh sekolah di Provinsi DKI Jakarta pada semester genap Tahun Ajaran (TA) 2020/2021. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, kesehatan dan keamanan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan menjadi prioritas yang utama di masa pandemi ini.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara langsung di semester genap TA 2020/2021. Prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan, sehingga seluruh sekolah di DKI Jakarta tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah (BDR)," ujarnya, pada Sabtu (2/1).

Meski demikian, lanjut Nahdiana, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta terus melakukan persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam mempersiapkan rencana pembelajaran tersebut. Beberapa rekomendasi pun telah diterima demi menjamin kesehatan dan keselamatan peserta didik dalam kebijakan pembelajaran tatap muka yang diambil.

Di lain sisi, kecemasan para wali murid, orang tua siswa sudah terjawab atas klarifikasi tersebut. 

Muncul hingga saat ini masih muncul pertanyaan Apakah Anak Saya Kemungkinan tertular atau menderita COVID-19 di Sekolah jika nanti mulai kembali belajar di Sekolah?

Anak-anak lebih kecil kemungkinannya untuk tertular dan menyebarkan virus corona dibandingkan orang dewasa. Pakar kesehatan mengatakan bahwa pergi ke sekolah dengan perlindungan di tempat membantu melindungi siswa dan menurunkan peluang mereka tertular virus. Ini termasuk:

* Sering mencuci tangan dan membersihkan permukaan kulit

* Memakai face shield dan masker

* Menjaga jarak antar siswa lain

Jika anak-anak yang sehat terkena virus corona, mereka lebih kecil kemungkinannya daripada orang dewasa untuk mengalami gejala atau menjadi sangat sakit. Dan, meski mengkhawatirkan orang tua, gangguan inflamasi yang disebut sindrom inflamasi multisistem (MIS-C) yang dialami beberapa anak setelah terkena virus corona jarang terjadi.

Pandemi virus korona terus berubah, jadi penting untuk bersikap fleksibel. Ikuti keputusan sekolah Anda dan bersiaplah untuk membuat penyesuaian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun