Mohon tunggu...
Ni Luh Putu Mila Astari
Ni Luh Putu Mila Astari Mohon Tunggu... Guru - Guru

menggambar

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Pentingnya Pemberian "Reward" bagi Anak Usia Dini

9 Desember 2022   15:35 Diperbarui: 9 Desember 2022   15:40 71
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Pemberian apresiasi penghargaan yang biasa kita sebut dengan  'reward'  memiliki banyak manfaat bagi anak usia dini. Misalnya dalam membentuk perilaku anak menuju ke arah yang lebih baik ataupun membangun kebiasaan baik yang dimulai dari hal kecil anak (mulai dari membantu orang tua, merapikan tempat tidur, berkata maaf bila berbuat salah, berterimakasih jika diberikan sesuatu oleh orang lain, meminta tolong jika butuh bantuan ataupun bilang kata permisi jika ada orang lain).

Reward memiliki manfaat bagi anak, salah satunya adalah self-esteem (harga diri pada anak) dimana dalam meningkatkan self-esteem pada anak, jika mendapat reward pastinya anaka akan merasa dirinya telah berhasil mencapai sesuatu sehingga menimbulkan pandangan yang posiitif dalamdirinya. Sedangan manfaat kedua yang lainnya adalah mempererat hubungan anak dengan orang tua. Dengan diberikannya  perhatian yang lebih banyak pada anak akan membawa orang tua dan anak ke arah yang hubungan yang lebih positif. Selanjutnya yang ketiga adalah mendorong anak untuk menguasaai keterampilan yang diharapkan.

Sebutan dari kata 'reward' sangat erat hubungannya dengan motivasi.Jika dilihat dari pandangan anak itu sendiri, reward atau apresiasi memang sangat dibutuhkan jika ingin mendorong minat anak menuju hal yang  lebih bermakna. Pandangan anak sangat bergantung pada kata reward atau hasil yang dia dapatkan. Reward efektig membentuk perilaku bagi anak. Dalam pemberian reward diharapkan sesuatu yang bermakna bagi anak.

Reward tidaklah harus dari sebuah material,bisa juga dari pujian serta ativitas bersama sesuai dengan kesepakatan anak. pemberian reward boleh dilakukan asalkan tidak terlalu berlebihan, sehingga anak merasa kalau mendapat reward itu terlalu mudah, dan makna reward pun hilang. reward dapat diberikan bersamaan dengan usaha yang memunculkan motivasi di dalam diri anak sehingga tidak selamanya perilaku anak bergantung pada kata reward

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun