Mohon tunggu...
Najib Fachruddin Thoha
Najib Fachruddin Thoha Mohon Tunggu... Pemuda Zenith Generasi Z

Menulis buku Puisi Masa Transisi, Sajak Luka Kehidupan (antalogi), Solusi Pembelajaran Online (antalogi). Anggota aktif Komunitas Prosatu7uh, Klub Baca Sanggar Caraka, Alumni Sekolah Menulis Indonesia Angkatan 8, Kontributor di Cerpenmu.com, mengelola blog pribadi rudinperfect.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Intensi Hujan

8 Maret 2021   13:16 Diperbarui: 8 Maret 2021   13:27 90 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Intensi Hujan
Pixabay.com

Hujan menggiringi langkahku di pagi hari

Aku melihat anak-anak berseragam sekolah
Duduk bersingkuh, berteduh
Menunggui rinai yang tak kunjung usai

Sesekali mereka memandangku, sinis
Beberapa malah ada yang ingin menyusulku
Menerobos bulir air yang terus bergulir

Kubilang, jangan!
Nanti tas mu basah nak!
Tinta dibukumu bisa jadi luntur!

Hujan telah tumpah
Dan bumi telah basah

Aku tidak akan menyalahkan
Bagaimana hujan itu diproses
Biar hujan adalah hujan
Tanpa harus mengingat
Matahari dan awan

Aku dan eksitensi diriku
Adalah buah hasil dari
Ambisiku yang telah gugur
Terkubur bersama ribuan
Tetes air yang berjatuhan

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x