Analisis

Siapa Pendamping Jokowi di Pilpres 2019?

12 Juli 2018   12:09 Diperbarui: 12 Juli 2018   12:14 118 0 0

Pemilihan presiden akan diselenggarakan tahun depan, namun suasananya sudah mulai terasa saat ini. Berbagai serangan dan pernyataan sudah bisa kita lihat di media, mulai dari tersebarnya poster/spanduk/baliho dari pihak-pihak yang 'mendadak minat' menjadi presiden, munculnya tagar-tagar, bahkan sampai yang parah adalah munculnya sebutan-sebutan yang tidak pantas dan dianggap memicu perpecahan di negara kita ini.

Presiden Joko Widodo sudah mengatakan bahwa beliau akan mendaftarkan diri kembali untuk memimpin Indonesia untuk periode yang kedua, namun sekarang muncul pertanyaan, siapa sebenarnya calon wakil presiden (cawapres) yang akan digandeng Presiden Joko Widodo? Kenapa tidak diumumkan dari sekarang? Apa pertimbangan beliau?

Pertanyaan tersebut digunakan para 'saingan' yang saat ini juga belum mengumumkan siapa capres dan cawapres yang akan ikut serta dalam Pilpres 2019. Banyak spekulasi dan tanggapan miring, padahal kalau kita melihat sikap Presiden selama ini, kita bisa berkesimpulan penyebab tidak diumumkannya cawapres beliau mungkin saja selain fokus bekerja dan persiapan Asean Games, beliau juga menjaga perasaan Wakil Presiden kita saat ini.

Jadi ada baiknya apabila kita lebih menanggapi segala sesuatu lebih positif dan bijak. Jangan mudah diadu domba untuk kepentingan kelompok tertentu. Seperti tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945 bahwa Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, yang terdapat berbagai macam suku, bangsa, budaya, agama, ras tapi tetap memiliki rasa persatuan dan kesatuan.

Salam merdeka!