Mohon tunggu...
GoDok Indonesia
GoDok Indonesia Mohon Tunggu... Editor -

Aplikasi kesehatan yang menyajikan layanan Tanya Dokter Gratis dan Ragam Artikel seputar kesehatan, gaya hidup, keluarga hingga ragam penyakit

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Malam Pertama; Ini Fakta Medisnya!

11 Oktober 2017   10:34 Diperbarui: 11 Oktober 2017   10:56 1930
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
source: http://www.abc.net.au/

GoDok- Lagi-lagi masalah seks! Memang, pembicaraan mengenai hal ini tidak akan pernah ada habisnya. Eits, jangan salah! Meskipun sudah banyak perbincangan yang membahas seks, namun tetap saja masih banyak kesalahpahaman yang beredar luas di tengah-tengah masyarakat; khususnya yang berkaitan dengan malam pertama. Yuk, perbaharui pengetahuan Anda dengan menyimak penjelasan lengkap mengenai 5 fakta medis malam pertama berikut ini!

1. Hubungan seks tidak semenyakitkan yang Anda kira

Fakta medis malam pertama yang harus Anda ketahui adalah bahwa hubungan seks tidaklah semenyakitkan yang Anda kira. Hal ini sejalan dengan pernyataan Reena Liberman, MS., -seorang ahli terapis seks- yang mengungkapkan bahwa hubungan seks yang didahului dengan foreplay yang menyenangkan bagi kedua belah pihak terbukti dapat mengurangi rasa sakit yang muncul akibat vagina dipenetrasi pertama kali.

Lantas, mengapa vagina bisa terasa sakit saat malam pertama? Ternyata, terdapat beberapa faktor yang dapat memicu hal tersebut, seperti foreplay kurang lama, lubrikasi yang minim, ritme pasangan terlalu cepat, atau karena Anda merasa gugup.

2. Keperawanan tidak selamanya ditandai dengan munculnya darah

Sejak dulu kala, beredar kepercayaan bahwa keperawanan seorang wanita selalu ditandai dengan robeknya selaput darah saat malam pertama. Benarkah seperti itu? Salah. Faktanya, kondisi selaput darah pada tiap wanita sangatlah beragam. Pada sebagian kasus, selaput darah memang akan robek ketika vagina dipenetrasi pertama kali.

Tapi, jangan salah! Pada kasus lain, selaput darah dapat pula sobek karena alasan non-penetrasi, seperti kebiasaan bersepeda, berolahraga terlalu berat, dll. Bahkan, Susan Ernst -seorang seksolog berkebangsaan Amerika Serikat- menambahkan bahwa selaput darah yang terlampau tebal pada seorang wanita tidak akan robek meskipun sudah dipenetrasi langsung. Jadi, jangan dulu berasumsi yang bukan-bukan ketika mengetahui pasangan 'tidak berdarah' saat malam pertama nanti, ya!

3. Pentingnya  foreplay

Fakta medis malam pertama yang selanjutnya adalah pentingnya foreplay sebelum melakukan hubungan seks. Ya, karena berbagai alasan, banyak pasangan yang meremehkan peran foreplay. Dampakanya, malam pertama bisa saja menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan bagi salah satu pihak -khususnya wanita.

Padahal, selain untuk membangun chemistrydi ranjang, foreplay juga dibutuhkan agar vagina memproduksi lendir yang berfungsi sebagai pelumas.

4. Haruskah menggunakan kondom? Harus!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun