Mohon tunggu...
Roneva Sihombing
Roneva Sihombing Mohon Tunggu... pendidik

Penyuka kopi, gerimis juga aroma tanah yang menyertainya

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

K-Ocean Pathfinder: Pengalaman Berhadapan dengan Alam Luas

28 Februari 2021   20:00 Diperbarui: 28 Februari 2021   20:26 54 0 0 Mohon Tunggu...

Ada pulau-pulau kehijauan baik berukuran besar dan kecil yang dilewati oleh K-Ocean pathfinder. Bentang alam paduan langit dan laut yang serba biru. Ga habis-habisnya kagum pada laut biru yang bersih, pulau-pulau yang eksotis, pantai-pantai dengan pasir bersih dan batu-batu karang yang mengelilingi beberapa pulau yang juga berfungsi sebagai pemecah ombak. Perjalanan ini sangat layak dinikmati.

Berteman dengan angin kuat dan kencang

Ombak yang menggoyang yacht sepanjang perjalanan, pengalaman pertama di kapal yang bergoyang bisa mengakibatkan mabuk laut. Pada saat itu, (kadang) berbaring pun tidak bisa segera pulih. Namun perairan di dekat pulau-pulau yang berhadapan dengan perairan laut bebas akan menerima angin dan gelombang yang kuat.

Ketika angin berhembus lebih kuat, yacht akan berayun-ayun di perairan. Ombak yang sangat kuat tersebut bisa digunakan untuk bermain di buritan kapal. Serupa naik roller coaster, salah satu wahana bermain di pasar malam. Hahaha...

Kian hari, anggota tim kian mahir memanfaatkan angin untuk berlayar di perairan dengan aman.

Bertemu ikan-ikan di Perairan Bebas dan Burung Camar

Pelayaran menuju Chujado, tim bertemu dengan beberapa ikan bermunculan di permukaan air sehingga bisa dilihat dari anjungan kapal.
Di beberapa tempat, Kyu Pil menyempatkan untuk memancing ikan. Bahkan berhasil mendapatkan ikan tuna yang cukup besar.

Ketika meninggalkan Maemuldo, burung camar bertengger di bebatuan yang dekat pantai seolah mengantarkan mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju Pohang.

Menjumpai Teripang di Dasar Laut
Ketika berada di perairan Ullengdo, Kyu Pil dan Ah Sung menyelam ke dasar laut. Sebelum berlayar, Kyu Pil dan Ah Sung mengambil kelas scuba diving sebagai persiapan menyelam di perairan bebas. Selain menjumpai teripang di dasar laut, Kyu Pil dan Ah Sung menikmati pemandangan bawah laut yang meliputi ikan-ikan aneka rupa dan warna; dan terumbu karang. Juga melongok gua misterius di dasar laut dan.... tersengat ubur-ubur.

Terlihat hutan rumput laut yang merupakan rumah bagi makhluk hidup dalam laut. Juga makhluk dalam laut seperti keong dan teripang.
Warna biru dalam lautnya sungguh memikat.

Berlayar Melewati Rupa-rupa Langit dan Gelap

Berada di perairan baik pagi, siang, sore dan malam hari memunculkan suasana dan pengalaman berbeda. Pun ketika langit cerah berwarna biru cerah, ketika mendung kemudian gerimis turun, ketika berkabut dan tidak bisa menyaksikan matahari terbit, dan ketika langit malam penuh dengan taburan bintang dan bulan sabit di dekat awan. Juga ketika warna langit di cakrawala berubah-ubah menjelang terbitnya matahari. Nam Gil, Sung Woong, Kyu Pil, Ah Sung dan 2 tamu mereka (Lee Sang Yoon dan Yoo Yeon Seok) menyaksikan rupa-rupa langit. Yang terus berbeda dari satu hari ke satu hari yang lain.

Berlayar pada malam hari itu sulit. Keadaan tampak pekat dan mencekam. Laut yang berkedalaman lebih 100 meter terlihat lebih dingin dan hitam. Ketika pelayaran dilakukan malam hari, nyaris tidak terlihat pulau selepas mata memandang. Gelap. Yang terdengar hanya suara ombak. Mesin-mesin, kompas dan penunjuk arah pada kapallah yang terus menuntun Sayho menempuh perjalanan untuk tiba di tujuan tanpa melenceng.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x