Mohon tunggu...
Nesossial
Nesossial Mohon Tunggu... @Ragamnesia

Media ini sebagai wadah menampung dan menyambung ide dan gagasan tentang isi dari bumi Indonesia 🇮🇩.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Mahasiswa Adonara dan Lembata "Gemohing" di Jakarta

12 Januari 2020   08:39 Diperbarui: 12 Januari 2020   08:43 56 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mahasiswa Adonara dan Lembata "Gemohing" di Jakarta
Keterangan Foto : Ketua Panitia (Kanan) Pengurus Organisasi Ama-Kemadabaja | dokpri

Nesosiana, Jakarta - Dua organisasi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar acara Natal dan Tahun Bersama yang bertempat di Margasiswa 1, Menteng-Jakarta Pusat (11/01/2019) malam.

Kedua organisasi tersebut adalah Angkatan Muda Adonara (AMA JAKARTA) dan Keluarga Besar Mahasiswa dan Pemuda Lembata Jabodetabek (KEMADABAJA).

Ketua panitia pelaksana, saudara Mario Sogen dalam sambutannya mengatakan bahwa acara orang muda lamaholot tersebut sebagai upaya melestarikan warisan budaya.

"Kita dihadapkan dengan era modernisasi yang dengan tidak sengaja membuat kita lupa akan budaya kita. Acara ini sebagai terobosan positif orang muda Lamaholot di Ibukota agar tetap menolak lupa akan 'cendramata' sosial dahulu". Ungkapnya.

Keterangan : Sesi foto bersama | dokpri
Keterangan : Sesi foto bersama | dokpri
Acara yang bertemakan "Merajut dan Merawat Persaudaraan dengan Semangat Gemohing" tersebut dihadiri oleh ratusan tamu undangan yang terdiri dari Sesepuh, Alumni, Senior dan Anggota.

Ketua umum KEMADABAJA Saudara Vance Watoutan ketika ditemui berharap bahwa kegiatan bersama tersebut selalu dilakukan di masa mendatang.

"Ini adalah kegiatan kita yang pertama sepanjang hampir belasan tahun kedua organisasi ini berdiri. Harapan saya, Gemohing tite (Kerjasama kita-red) akan terus berlanjut. Ungkap mahasiswa Universitas Bung Karno tersebut.

Berbagai rangkaian acara seperti puisi dan seni lainnya mengisi agenda kegiatan tersebut.

Suadara Eris Cabelen selaku Ketua Umum AMA JAKARTA ketika ditemui di tempat yang sama mengatakan bahwa, perlu adanya kesadaran akan persaudaraan yang terjaga sejak dahulu.

"Kita dihadapkan dengan egoisme pada masa sekarang. Sementara kita adalah satu rumpun yang sudah bersama sebelum negara ini berdiri. Semoga, hubungan kita 'Ata Lamaholot' (Orang Lamaholot-red) tetap terjaga keharmonisannya". Ungkap Cabelen.

Sejak beberapa tahun silam, kedua organisasi yang berasas kekeluargaan ini telah banyak melakukan kegiatan positif terutama pengkaderan di Jakarta dan sekitarnya. (ns-tim)

VIDEO PILIHAN