Mohon tunggu...
Tety Polmasari
Tety Polmasari Mohon Tunggu... Lainnya - ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, insyaallah tidak akan mengecewakan...

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

Antrean Pagi Mengular, Begini Aturan Formasi Penumpang KRL

2 Desember 2021   19:37 Diperbarui: 3 Desember 2021   08:00 930
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Antrean penumpang di Stasiun Citayam dengan sistem buka tutup (foto: dokumen pribadi)

Kemarin, Rabu, 1 Desember 2021, saya ada agenda kegiatan di Hotel Sultan, Gatot Soebroto, Jakarta. Saya diingatkan oleh pihak pengundang, acara akan dimulai pada pukul 08.30 WIB. 

O, o, harus berangkat dari rumah jam berapa ini? Dalam sepekan terakhir saya memang sudah wara wiri menggunakan transportasi KRL alias kereta listrik atau Commuter Line.

Berangkatnya sih pagi tapi agak siang. Bukan jam 7, tetapi jam 9, jam 10. Penumpang juga tidak begitu ramai. Pulangnya pun di luar jam sibuk.

Kalau besoknya saya berangkat lebih pagi, bagaimana? Terbayang ketika naik jam 6 dan jam 7, yang ternyata penuh perjuangan banget.

Apakah dalam PPKM level 2, kondisinya seperti itu juga? Sebagaimana saya pahami, PPKM level 2 berarti persyaratan lebih longgar dibanding level-level sebelumnya karena situasi Covid-19 lebih terkendali.

Jadi, saya mulai berhitung waktu. Naik KRL tujuan Tanah Abang, lalu turun di Stasiun Sudirman, nyambung naik bus Trans Jakarta, turun di Halte Gelora Bung Karno, lanjut dengan berjalan kaki.

Foto: Dokumentasi Pribadi
Foto: Dokumentasi Pribadi

Saya pun memutuskan berangkat dari rumah jam 7 pagi. Jarak rumah saya ke Stasiun Citayam tidak begitu jauh. Butuh waktu sekitar 7 menit karena saya diantar suami ke stasiun naik motor.

Sesampainya di stasiun, ternyata calon penumpang mengular. Petugas pun menerapkan sistem buka tutup. Tergantung informasi apakah kereta yang masuk tujuan Tanah Abang atau Jakarta Kota.

Ketika kereta yang masuk tujuan Jakarta Kota, maka penumpang tujuan Tanah Abang dipersilakan menunggu, tapi tetap dalam antrean. Sementara penumpang tujuan Jakarta Kota dipersilakan masuk ke peron.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun