Mohon tunggu...
Tety Polmasari
Tety Polmasari Mohon Tunggu... Lainnya - ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, insyaallah tidak akan mengecewakan...

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Pengangkatan Komisaris BUMN dari Kacamata Awam

29 Mei 2021   20:25 Diperbarui: 29 Mei 2021   20:55 334
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

 

Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slanksebagai Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau TLKM. Pengangkatan Abdee Slank sebagai komisaris BUMN ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (28/5/2021) kemarin.

Tentu saja pengangkatan ini atas intruksi Presiden Joko Widodo. Dan, itu sangat mengejutkan banyak pihak! Termasuk saya.

Pemberitaan seputar pengangkatan Abdee jadi Komisaris Telkom membuat gaduh banyak pihak. Sebagian besar group WA ramai membicarakan ini. Kawan-kawan Facebook saya juga mengomentari pengangkatan itu. 

"Ah, memang terlihat jelas bagi-bagi kuenya", kritik kawan saya.

"Gak usah sekolah tinggi2 dan otak encer buat jadi pejabat bumn di wkwkland.  Syaratnya gampang: Jadi relawan dan puja puji teros & bersabarlah. Masanya akan tiba", komentar kawan saya yang lain.

"Sebenarnya netizen ga akan julid kalo bagi2 posisi itu di BUMN versi Badan Usaha Milik Nenekmu. Dibayarin dari celenganmu. Tapi kan ya mana mungkin ngoyoworo mimpi kali ye...secara  bansos  aja yang bayarin APBN tapi didaku atas nama Nganu", protes yang lain.

Kalau dipikir-pikir benar juga sih. Sebegitu gampangnya Presiden Jokowi bagi-bagi kursi jabatan BUMN kepada orang yang tidak punya "kompetensi apa-apa".

Kalau alasannya pengangkatannya karena core business Telkom, salah satunya adalah penguatan konten, kenapa harus Abdee? Bukankah banyak musisi lain yang lebih mumpuni dalam penguasaan konten di era digital atau 4.0. dibandingkan dia?

Jadi, terlihat jelas kalau jabatan tersebut sekedar balas budi didasarkan pada kontribusi Abdee memenangkan Presiden Joko Widodo dalam dua pemilihan presiden, bukan karena kompetensinya.

Sejak group band Slank jadi relawan Jokowi, sejak itu tidak ada lagi lagu-lagu yang mengkritisi ketimpangan-ketimpangan yang terjadi. Sangat jauh berbeda pada pemerintahan sebelum-sebelumnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun