Mohon tunggu...
Natalia Ratna
Natalia Ratna Mohon Tunggu...

a blessed girl

Selanjutnya

Tutup

Media

Analisis Situs Berita Online Merdeka.com Berdasarkan Prinsip Dasar Jurnalisme Online

19 Maret 2015   23:43 Diperbarui: 17 Juni 2015   09:24 408 1 0 Mohon Tunggu...
Analisis Situs Berita Online Merdeka.com Berdasarkan Prinsip Dasar Jurnalisme Online
1426821240398686319

Banyak situs situs media online yang hadir di Indonesia, salah satunya yaitu Merdeka(dot)com.  Merdeka.com adalah salah satu situs berita online yang dikelola oleh PT. Kapan Lagi Dot Com Networks, Jakarta . Situs ini dibangun oleh perusahaan teknologi yang terdiri dari orang-orang yang mengerti PHP dan Apache/FreeBSD lebih dulu daripada ilmu jurnalistik. Adanya situs berita merdeka(dot)com yang muncul tanpa orang-orang yang mendalami dunia jurnalistik, membuat penulis ingin mengkaji situs tersebut berdasarkan prinsip-prinsip jurnalisme online menurut Paul Bradshaw.

1. Brevity

Prinsip pertama ini mengandung arti keringkasan, simple, praktis. Sikap ringkas dan praktis pada media konvensional ketika diadaptasikan pada media online akan sangat berbeda satu dengan yang lain. Ketika media cetak ini diadaptasi ke dalam media berbasis internet, kepraktisan menjadi kebutuhan. Pada situs merdeka.com, sudah terdapat unsur brevity di dalamnya. Situs ini rata-rata berisi 700-900 kata, apabila ingin mencari informasi-informasi lain yang ada, pembaca juga hanya tinggal mengklik artikel yang ingin diakses.

2.Adaptability

Persoalan adaptasi ini tidak hanya berkaitan dengan keberadaan teknologi yang memaksa para pelaku media untuk semakin berbenah dan melek media. Era ini merupakan era konvergensi yang menuntut jurnalis untuk lebih skillfull dan cerdas. Pada situs merdeka.com konvergensi sudah terjadi. Terdapat berita yang dimunculkan dengan disertai gambar. Sehingga konten media dalam situs ini semakin hidup, terlebih pada halaman pertama situs ini juga terdapat banyak video maupun gambar yang mendukung isi berita.

14268213061972900959
14268213061972900959

3.Scannability

Ketika pembaca akan masuk dalam situs berita maka akan melakukan pencarian terhadap topik-topikyang sifatnya spesifik. Jika mereka tidak menemukan apa yang mereka cari,maka mereka akan dengan segera berpindah ke website lain untuk memenuhipencariannya. Dalam situs merdeka.com terdapat menu search untuk mencari berita yang diinginkan, dan juga terdapat hashtag (#) untuk memudahkan pengguna mencari kumpulan ataupun topik berita yang diinginkan untuk diakses.

1426821428460927644
1426821428460927644

4.Interactivity

Salah satu contoh interaktivitas yang terjadi dalam praktek jurnalisme online adalah melalui komentar-komentar yang disampaikan oleh pembaca melalui bagian komentar yang biasanya ada dalam pemberitaan-pemberitaan online. Kontrol ini bukan hanya bermakna memberikanpeluang kepada pembaca untuk terlibat dengan topik-topik yang sedang menjadiperbincangan, seperti dengan memberikan peluang bagi mereka untuk terlibatdiskusi dan berpikir dengan memberikan komentar.

Bentuk kontrol ini terdapat dalam situs merdeka.com, ditunjukkan dengan adanya kolom komentar sehingga pengguna bisa turut berinteraksi dalam menanggapi informasi. Dengan adanya interactivity bisa jadi memberikan ruang share, membuat konten lebih mudah untuk diunduh dan disebarluaskan secara bertanggungjawab. Situs merdeka.com juga telah memberikan peluang kepadapembaca untuk menaruh konten pemberitaan di laman-laman social network,membiarkan pembaca untuk melibatkan diri dengan email atau RSS. Terbukti dengan adanya twitter, Facebook, dan Dalamkondisi ini, interaktivitas tak hanya jerjadi antara pemilik situs atau pembuat situsdengan usernya, namun juga antara user yang satu dengan user yang lain.Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam media online interaktivitas melibatkan banyak elemen dan terjadi dalam tiga arah, yaitu antara jurnalis denganuser, user denganjurnalis, dan antara user yang satu dengan user lainnya.

14268215231793021967
14268215231793021967

5.Community and Conversation

Jurnalisme yang baik adalah jurnalisme yang mampu memberikan pelayanan bagi masyarakatnya, menjalankan fungsi komersialnya, dan mendukung apa yang dibutukan oleh masyarakatnya. Apalagi antara jurnalisme dan masyarakat sendiri terjalin hubungan saling membutuhkan karena terikat akan keberadaan informasi yang berada di sekitar mereka. Dalam konteks jurnalisme online, mereka tidak hanya menjadi konsumen berita, tetapi juga merupakan kontributor, moderator, editor, bahkan penggerak organisasi berita itu sendiri. Menjadi tantangan tersendiri bagi jurnalis untuk dapat masuk dan menembus komunitas yang menyebar ini. Sedangkan conversation dalam jurnalisme online memungkinkan terjadinya interaktivitas, audiens tak lagi berkeinginan menjadi audiens saja, namun juga dapat menjadi seseorang yang berpengaruh atas topik-topik yang dibahas.

1426821575101450292
1426821575101450292

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x