Finansial

Teori Likuidasi Penting untuk Kreditur

5 Juli 2018   18:05 Diperbarui: 5 Juli 2018   18:10 385 0 0
Teori Likuidasi Penting untuk Kreditur
philipfinancialgroup.com

Tujuan  Akuntansi yang terkait dengan likuidasi adalah untuk menyajikan informasi yang memadai agar aktiva dapat dibagikan secara adil kepada kreditur dan sekutu dengan memperhatikan perundang-undangan yang beralaku. Dengan demikian terjadi pergeseran dari pengukuran rugi/laba prodik menjadi penentuan realisasi keuntungan dan kerugian.

Proses mengubah harta kekayaan yang ada menjadi uang tunai, yang disebut proses realisasi. Rekening-rekening pembukuan di lakukan penyesuaian dan penutupan kemudian laba/rugi selama periode tersebut di pindahkan ke rekening modal masing-masing sekutu.

Aktiva dicairkan menjadi kas (Bisa dijual atau dibeli sendiri oleh anggota sekutu) jika terjadi selisih antara nilai buku dengan harga jualnya maka laba/rugi yang terjadi dibagikan kepada masing-masing sekutu sesuai dengan perjanjian. Jika ditemukan rekening modal salah satu sekutu bersaldo debet maka dapat ditutup dengan salah satu piutangnya, tetapi jika saldo piutangnya tidak punya maka sekutu tersebut harus menyetorkan modalnya kembali.

1. Menentukan jumlah maksimum yang dapat dibebankan kepada saldo hak-hak pernyertaan dari masing-masing anggota .

2. Menentukan besarnya hak prioritas pembayaran diantara anggota persekutuan.

3. Atas dasar hak prioritas pembayaran yang telah ditentukan dalam tahap 2, kemudian disusun skidul pembayaran dan jika ternyata juga tidak punya maka saldo debet harus di tanggung angggota sekutu lainnya. Jika uang kas telah tersedia dibagikan, maka terlebih dahulu dibayarkan kepada kreditur luar, setelah itu baru digunakan untuk membayar saldo masing-masing anggota sekutu.

Metode Persentuhan

Besarnya pembayaran kembali hak penyertaan ditentukan secara periodik atau setiap kali aktiva dapat direalisasikan dan  Penyusunan rencana prioritas pembayaran kepada anggota.

Likuidasi Berangsur

Proses penjualan aktiva non kas dari persekutuan karena perusahaan persekutuan sudah tidak memungkinkan untuk melunasi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjangnya dan operasional perusahaan juga sudah tidak menguntungkan. 

Proses realisasi 

Proses mengubah harta kekayaan non kas milik persekutuan menjadi uang kas. Dalam proses ini apabila harga jual aktiva non kas tidak sama dengan nilai bukunyan maka akan timbul laba/rugi penjualan aktiva.  Laba/rugi tersebut dibagikan kepada para anggota sekutu sesuai dengan perbandingan laba/rugi. Likuidasi Berangsur apabila likuidasi memerlukan waktu agak lama, maka pembayaran para anggota dapat dilakukan secara bertahan sesuai dengan jumlah uang yang tersedia. Proses pembayaran kepada pihak-pihak yang berhak (terlebih dahulu dibayar kepada kreditur ekstern, kemudian kreditur intern,baru sisanya kepada para anggota sekutu). 

Tujuan Likuidasi

Mengkonversi aktiva perusahaan menjadi uang tunai dengan kerugian minumum dari realisasi aktiva untuk menyelesaikan kewajiban yang sah dari persekutuan dan membagikan uang tunai dan tunai dan aktiva lain yang tidak dapat dicairkan kepada masing masing sekutu dengan cara yang adil.