Mohon tunggu...
Nani E.
Nani E. Mohon Tunggu... Guru - PENGAJAR

menikmati hidup seperti air mengalir

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Budaya Positif

7 Desember 2022   20:36 Diperbarui: 7 Desember 2022   20:49 180
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Modul 1.4 Budaya Positif

Forum Komunikasi Modul 1.4

Sekolah merupakan institusi pembentukan karakter. Oleh karena itu, budaya positif perlu diciptakan agar dapat mendukung pembentukan karakter murid yang diharapkan. Budaya positif di sekolah ialah nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, dan kebiasaan-kebiasaan di sekolah yang berpihak pada murid agar murid dapat berkembang menjadi pribadi yang kritis, penuh hormat dan bertanggung jawab. 

Untuk membangun budaya yang positif, sekolah perlu menyediakan lingkungan yang positif, aman, dan nyaman agar murid-murid mampu berpikir, bertindak, dan mencipta dengan merdeka, mandiri, dan bertanggung jawab.

Keberhasilan penerapan budaya positif diawali dengan adanya perubahan paradigma tentang teori kontrol. Penanaman budaya positif sangat penting dilakukan karena pengembangan budaya positif dapat menumbuhkan motivasi instrinsik dalam diri murid untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berbudi pekerti luhur serta akhlak yang mulia.

Pengembangan budaya positif di sekolah adalah tugas dan kewajiban seluruh warga sekolah termasuk guru dan kepala sekolah. Guru maupun kepala sekolah tentunya memiliki inisiatif dan cara tersendiri sesuai pemahamannya dalam menerapkan budaya positif untuk mengatasi masalah yang dihadapi.  Guru sebagai pengajar, pembimbing dan fasilitator yang selalu digugu dan ditiru, guru harus memiliki kesamaan persepsi atau kesepahaman tentang cara yang benar menerapkan budaya positif di sekolah.

Kegiatan budaya positif disekolah perlu dilestarikan dan dijaga serta direfleksikan penerapan budaya positif yang sudah diterapkan selama ini dan persamaan persepsi tentang konsep budaya positif yang benar sesuai filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara guna meluruskan kembali apa yang kurang dalam pelaksanaan budaya positif yang telah diterapkan di lingkungan SMK YKP Magetan.

Mohon saran dan masukannya

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun