Cerpen

Langit Biru

15 Mei 2018   10:23 Diperbarui: 15 Mei 2018   10:32 361 0 0

PROLOG

Hujan Bulan Februari

Sudah dua jam berlalu,lorong yang tadinya ramai kini sudah sepi. Hanya bersisa segelintir orang termasuk aku.
Hujan deras yang sejak tadi mengguyur rupanya mulai reda,membuat orang-orang yang menunggu beranjak pulang.

Sebenarnya,aku bisa saja pulang sedari tadi. Di tas terdapat payung kesayanganku,namun aku dengan setianya menunggu seseorang.

Tiba-tiba seseorang menepuk bahuku,lantas aku menengok dan menatap kesal.

"Ih,kakak lama banget!"

Orang yang sudah kutunggu selama dua jam hanya tertawa.

"Hehehe, maaf ya. Habis tadi dosennya lama..nunggu ya?" dia menaikan alisnya menggodaku.

Aku mendengus sebal,"ngapain aku masih disini?"

"Tapi...kaka gamau antar kamu ah,kan rumah kamu beda arah." kemudian dia memakai jaket jins kumal andalannya. "Dadaaah"

Aku menarik jaketnya,tambah sebal. "Yaampun nyebelin banget sih, ngapain aku nunggu dua jam!"

"Lah,siapa yang suruh nunggu. Kan tadi kaka bilang duluan aja soalnya bakal lama..."

Demi Tuhan,aku kesal sekali dengan makhluk di depanku ini.

Kemudian ia malah tertawa, "Biru kamu lucu,hahaha. Coba sekali-kali kamu ngaca kalau lagi ngambek"

Tuh kan! Menyebalkan. Aku hanya diam menunggu tawanya reda.

"Yaudah yuk pulang," ajaknya.

Sampai di parkiran,hujan kembali turun lebih deras.

"Duhh...hujan lagi. Masa harus nunggu yang kedua kali," keluhku.

Di sampingku, Kak Langit, mencari sesuatu dalam tas nya. Mengeluarkan jas hujan.
"Yaah..kaka cuma bawa jas hujan satu,gimana dong? Kamu aja yang pake?

"Yah, nanti kakak kebasahan dong. Jangan ah,"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3