Mohon tunggu...
Najwa Nabila
Najwa Nabila Mohon Tunggu... Mahasiswa - Pelajar/Mahasiswa

i will

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Tentang G20 yang Marak Dibicarakan

10 Agustus 2022   15:00 Diperbarui: 10 Agustus 2022   15:27 256
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kalian pasti tidak asing dengan logo di atas. Ya! Itu merupakan logo G20 Indonesia 2022. Akhir-akhir ini, di berbagai media sosial sedang ramai membicarakan G20. Apa sih G20 itu? Mari kita bahas bersama.

G20 merupakan forum kerjasama multilateral bentukan anggota G7, yang diresmikan pada tahun 1999. G20 beranggotakan 19 negara utama serta Uni Eropa yang awalnya digunakan sebagai dorongan untuk bersama-sama mengatasi krisis. 

Kemudian tujuan dari G20 sendiri adalah mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.

Wah, jadi, ternyata G20 sudah ada dari tahun 1999, ya! Lantas, mengapa akhir-akhir ini masyarakat sering membicarakannya?

Nah, masyarakat banyak membahas G20 karena pada tahun ini, tahun 2022, Indonesia menjadi pemegang presidensi dari G20 tersebut untuk pertamakalinya. 

Menjadi Presidensial G20 bukanlah hal yang mudah, pasalnya, Indonesia perlu mempersiapkan berbagai kegiatan yang diselenggarakan mulai 1 Desember 2021 hingga KTT G20 di bulan November 2022 yang akan datang. Ini berarti Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan G20 selama setahun penuh.

Sebenarnya, G20 itu kerjasama di bidang apa? Siapa yang hadir pada G20?

G20 sendiri memiliki arti Group of Twenty, G20 memiliki bahasan tentang perekonomian, yang sejalan dengan tujuan mereka, yaitu mewujudkan pertumbuhan global. Sehingga otomatis, yang hadir pastilah para menteri-menteri keuangan dari berbagai negara anggota G20 tersebut.

Apa manfaat G20 bagi Indonesia sendiri?

Indonesia, sebagai anggota forum G20, bisa mendapatkan manfaat berupa informasi dan pengetahuan lebih awal tentang perkembangan ekonomi global, potensi risiko yang dihadapi, serta kebijakan ekonomi yang diterapkan negara lain terutama negara maju.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun