Mohon tunggu...
Nailis Syifa
Nailis Syifa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Hi dear!! Aku Mahasiswi Ilmu Komunikasi di Univ Amikom Yogyakarta 🌻

19961404// GeMinian👯

Selanjutnya

Tutup

Money

Berkarier dan Kuliah, Asyik kok!

13 April 2021   22:47 Diperbarui: 14 April 2021   13:25 96
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
dokpri (Taufiq dan peralatan packingnya)

Mahasiswa dan berkarir, itulah yang sedang dia tekuni saat ini. Dia adalah seorang mahasiswa semester 4 di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Berawal dari hobi dan ketertarikan, dia memulai usaha kecil Bersama Teman Kecilnya yaitu menjadi seorang Reseller suatu Produk Fashion, yaitu Gamis Bruklat ditahun 2019.

Dia adalah Taufiq Nur Hasan, remaja berusia 20 tahun yang tinggal di Bantul Yogyakarta yang tekun berusaha dan belajar menjadi seller di Platform Lazada Bersama Teman Baiknya, Syifa. Berjalan beberapa bulan, mereka merasa usaha yang mereka jalankan semakin banyak omset yang masuk, dan cita-cita awalnya adalah membeli sebuah mobil. Puncaknya yaitu disaat pandemic Covid-19 di bulan April. 

Meski sebagian besar, pandemi ini menjadi penghalang bekerja bagi Sebagian orang. Walaupun covid, dirinya bertekad untuk tetap menjalankan usaha onlinennnya itu dan juga tetap berkuliah daring. Mungkin bagi Sebagian mahasiswa ini termasuk berat. Tetapi dia merasa enjoy dengan apa yang dia jalankan tersebut. Dia pun juga berkuliah dijurusan yang cukup berat,yaitu Informatika.

Awal mula usaha dimulai, dia tinggal di suatu pondok pesantren di Yogyakarta, dan hanya mengandalkan tempat seadanya dan supplier hanya dari Shopee. Tak berselang begitu lama, pesanan baju yang di Lazada membludak dia pergi langsung ke solo untuk mengambil baju dari supplier di solo.  Dan karena di pondoknya pun makin lama tidak ada tempat untuk menyimpan Barang Dagangannya itu. 

Akhirnya pertengahan tahun 2020 kemarin tepatnya dibulan Juli, dia mendapat rezeki lebih untuk mengontrak sepetak rumah di daerah imogiri untuk menyimpan Baju dagangannya yang semakin banyak pesanan itu. Dan supplier bajunya pun bisa mengirimkan langsung bajunya perminggu 2 ball ke kontrakannya langsung tanpa harus pergi ke solo untuk kulakan.

Keberhasilan dirinya berkat ketekunannya belajar dan belajar pun membuahkan hasil manis. Karena sudah tidak di Pondok lagi untuk packing barang, temannya juga jadi sering membantu untuk packing, yang awalnya dia hanya menjadi admin di seller onlinenya saja saat dia masih dipondok dan tidak bisa membantunya karena pondok pesantrennya hanya laki-laki saja yang boleh masuk. 

Berjalan lancar, bulan agustus kemudian dirinya bisa membeli sebuah motor dengan hasil keringatnya sendiri dengan cash. Tak henti-hentinya dia bersyukur karena bisa membeli barang-barang impiannya satu persatu walaupun sebenarnya orangtua dirinya mampu membelikan apa yang dia inginkan.

Waktu yang semakin berjalan dan tak terasa sudah hampir usai tahun 2020, perjuangan nya dengan temannya pun semakin lancar dan tidak ada penghalang. Tak lupa juga dirinya dan temannya tetap menjadi mahasiswa dan mahasiswi aktif di kampus mereka. Jika ada waktu luang, mereka pun sering menghabiskan waktunya untuk saling membantu tugas masing2 disela-sela packing dan juga tetap mengupdate perkembangan toko onlinennya di Lazada.

Karena tidak terasa mereka berjualan sudah hampir lebih dari setahun, dan uang pun semakin banyak terkumpul, dibulan Desember tahun lalu, tepatnya kahir Desember 2020 dirinya bisa membeli Mobil Pribadi dengan keringatnya sendiri dengan cash tanpa kredit. 

Yang awal mula cita-citanya membeli mobil tua atau sejenis luxio untuk mobilitas kulak ke supplier, namun Allah memberinya hadiah lebih bisa membeli mobil pribadi yang nyaman untuk dia pakai. Walaupun mobilnya pun tidak baru, namun dirinya telah bangga terhadap dirinya sendiri karena bisa membuktikan kepada anak muda dan keluarganya bahwa dirinya sudah bisa mencari apa yang dia mau dengan keringatnya sendiri tanpa meminta dari orangtua.

Menjadi pengusaha kecil-kecilan di usia muda sangatlah menjadi inspirasi banyak orang, apalagi walaupun dengan keadaan keluarganya yang lebih dari cukup secara finansial, dirinya mampu membuktikan bahwa seorang remaja muda mampu bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan untuk orang disekitarnya ,termasuk pada temannya yang selalu setia menemani dirinya memulai usaha tersebut. Dia pun tetap hidup sederhana dan tidak berpakaian yang mewah walaupun dibelakang itu semua dia mampu membeli semua itu. Namun yang selalu dia pikirkan adalah untuk masa depannya nanti.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun