Mohon tunggu...
Amerta Raya
Amerta Raya Mohon Tunggu... Petani - Petani

Amerta Raya adalah sebutan dari tempat singgah ku, gubuk bambu kecil nan sangat sederhana, aku mencintai gubuk dan lingkungan ku. Memang aku singgah ditengah hutan, tapi didepan gubuk ku mengalir air terjun kecil, aku selalu bahagia dan selalu merasa cinta akan semua ini, selain menjadi sumber inspirasi diri ku sendiri, ini wujud syukur ku atas banyaknya karunia Alloh yang tak bisa ku hitung. Kata kawan-kawan yang berkunjung kemari, ini menjadi satu media #healing, ya dan suka duka singgah ditengah rimba semua kubalut dengan selimut cinta. Barokalloh

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Berdamai Dengan Diri Sendiri

7 Agustus 2023   19:47 Diperbarui: 7 Agustus 2023   19:52 241
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bunga bugenvil di tepi sawah - dok. pribadi

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh, selamat sore, shalom, om swastyastu, salam sejahtera bagi kita semua, namo buddhaya, wei de dong tian, salam kebajikan, rahayu rahayu rahayu.

Dulu aku berfikir tidur larut malam atau begadang itu sangat keren. 

Ternyata bangun lebih awal itu rasanya jauh lebih keren. 

Betapa tidak!!! Dengan bangun pagi aku bisa menikmati indahnya matahari terbit.

Dengan bangun bagi aku mampu menikmati indah nuansa alam kampung ku. 

Suara alam tanpa ada berisik celoteh manusia dan bising suara mesin. 

Burung, katak, ayam, semua bernyanyi merdu, membentuk paduan suara yang harmoni. 

Pun segarnya udara pagi yang bercampur embun masih sangat terasa didalam dada.

Melihat semua makhluk mulai terbangun, pun petani satu per satu mulai ke sawah. 

Beberapa orang masih dengan mata yang sembab, beberapa yang lain sudah tampak segar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun