Mohon tunggu...
FOREST SPACE
FOREST SPACE Mohon Tunggu... Writer |Forester |Ig.nagadragn |Fb.Dra gon |LinkedIn.Fitriyani sinaga

Ruang Hutani, Sosial Budaya, Pendidikan dan Literasi lingkungan Hidup. https://ruanghutani.blogspot.com/?m=1

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Kementrian lingkungan Hidup dan kehutanan Alokasikan 28 Miliar untuk KHDTK dan Gelar Kuliah umum di Fahutan Unmul

26 Maret 2019   05:29 Diperbarui: 26 Maret 2019   11:38 0 0 0 Mohon Tunggu...
Kementrian lingkungan Hidup dan kehutanan Alokasikan 28 Miliar untuk KHDTK dan Gelar Kuliah umum di Fahutan Unmul
Mahasiswa Kehutanan Unmul/Dokpri


Universitas Mulawarman Sebagai  salah satu lembaga pendidikan tinggi yang di Kalimantan Timur , Sejak pendiriannya berusaha untuk menempatkan pada posisi dimana hutan sebagai lingkungan yang mewarnainya, sehingga pola ilmiah pokoknya adalah hutan tropis lembab dan lingkungannya. 

Berkaitan dengan hal tersebut maka Fakultas kehutanan  sebagai salah satu fakultas yang ada di Universitas Mulawarman  menjadi ujung tombak dalam memberikan warna pengelolaan hutan di Kalimantan Timur khususnya dan hutan tropis lembab pada umumnya.  Salah satu labolaratorium alam yang dimiliki adalah Hutan Pendidikan Fahutan Unmul.

Pohon- pohon besar dan berbagai jenis belukar, vegetasi tingkat rendah dan lumut serta beberapa satwa liar burung dan hewan air  yang dijumpai saat ini di Hutan pendidikan Fakultas Kehutanan Unmul  merupakan dahulunya bekas areal HPH CV Kayu Mahakam yang dialihkan ke Unmul dengan penandatanganan antara rektor Unmul yang disaksikan oleh menteri Pendidikan dan kebudayaan RI (Dr. Syarib Thayeb) dan Gubernur Kalimantan Timur A.wahab sjahranie pada tanggal 9 juli 1974. 

Disusul dengan surat keputusan menteri  kehutanan dan perkebunan no. 406/Kpts-II/99 tanggal 14 juli 1999 tentang penetapan kawasan hutan lempake sebagai kawasan hutan tetap dengan fungsi hutan pendidikan Fakultas kehutanan Universitas Mulawarman luasanya 299,03 ha.

 Dekan Fahutan Unmul, Dr. Rudianto Amirta S.Hut., MP dan direktur Pengelola hutan pendidikan unmul, Ariyanto Zeydan S.Hut M.Sc, dalam kunjungan Menteri,  memaparkan kondisi KHDTK lokasi tersebut. Setelah itu Siti Nurbaya mengatakan KHDTK samarinda merupakan yang terlengkap  di Indonesia dan sangat diperlukan untuk masa-masa yang akan datang bagi keilmuan dan Kementerian Lingkungan Hidup juga sudah mengalokasikan dana Rp.28 miliar untuk pengembangan Hutan Pendidikan Unmul (2019).

Pada 8 maret 2019 di KHDT, " 7-8 Hutan pendidikan yang dikelola sejumlah Universitas di Indonesia, yang terlengkap adalah Hutan Pendidikan yang dimiliki oleh Unmul. Hutan ini akan sangat berguna bagi Pengembangan Keilmuan, Hutan ini Perlu dijaga dan dikembangkan. Telah tersedia dana Rp.28 miliar yang sudah diperuntukan bagi hutan pendidikan unmul. Dana tersebut berasal dari dana bagi hasil(DBH)kehutanan"  tutur menteri LHK.

Dalam kunjungan tersebut, Siti Nurbaya turut membawa Sekretaris Jenderal Kementerian LHK, Bambang Hendroyono, Dirjen KSDAE, Wiratno, Dirjen PSKL Bambang Supriyanto dan Irjen, Ilyas Asaad. Kedatangan menteri  ke KHDTK yang berada di kelurahan Lempake dan mugirejo  ini disambut oleh Rektor Unmul, Prof Masjaya, Wakil Gubernur Kaltim, H Hadi Mulyadi, Plt Sekda Provinsi Kaltim, Hj Meiliana, Assisten Sekda Kaltim Bidang Administrasi, Bere Ali, Kepala dinas Kehutanan Kaltim, H Amirullah dan Akli dari Kepala Kesatuan pemangku Hutan (KPH) Samarinda. Rombongan tersebut melakukan penanaman pohon Simbolis. Beberapa pohon yang ditanam seperti Ulin, Bangkirai, Meranti, dan Gaharu.

Hasil inventarisasi Hutan dijumpai sebanyak 73 jenis pohon. Potensi rata-rata pada starata belukar 127,81 M3/ha dengan 130 batang/ha dan pada Hutan sekunder 135,46 m3/ha dengan 111 batang/ha. Pendugaan cadangan karbon sebesar 32.937,79 ton. keberadaan satwa masih cukup banyak diantaranya Orangutan, Owa-owa, berbagai jenis burung seperti trajwali, elang bondol, Ular phyton, kura-kura. Hasul hutan bukan kayu berupa tanaman buah buahan, gaharu, rotan, aren, bamboo dan madu (Hasil penelitian Dosen Kehutanan unmul, Hari Siswanto, dkk.,2017).

Telah terjadi beberapa kali perubahan status dari hutan koleksi Unmul menjadi Kebun Raya Unmul, hutan Pendidikan fakultas Kehutanan unmul, kebun raya Unmul samarinda (KRUS), Kesatuan pengelolaan Hutan produksi (KPHP) samarinda dan sekarang menjadi KPHP Hutan pendidikan Fakultas kehutanan Unmul.  

Kondisi Penutupan lahannya didominasi oleh Hutan sekunder seluas 204,13 ha (68,99%) dan belukar 67,97 ha (22,97%). Saat ini pihak Kementerian dan KPH menunggu pengelola hutan pendidikan Unmul menyelesaikan  penyusunan  Rencana kegiatan bersama KPH samarinda untuk fiksasi dokumen rencana penggunaan alokasi dana tersebut (konfirmasi Akli, kepala KPH Samarinda).

Nurbaya Bakar dalam kuliah Umum,

Akbar GmnI:Institusi pendidikan mementingkan eksploitasi lingkungan dan kehutanan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3