Mohon tunggu...
Nadya Putri H
Nadya Putri H Mohon Tunggu... pelajar

masih pelajar

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Adora

21 November 2020   02:07 Diperbarui: 21 November 2020   03:09 88 3 0 Mohon Tunggu...

Sejak awal aku sudah memberitahukan ini padanya, tetapi Ia tak pernah mau mendengarkan dan tak ingin menganggap keberadaanku, padahal jelas hanya aku yang selalu menemani dalam keadaan apa pun, tak pernah aku berpikir untuk pergi, Adora.

New York, 6 Oktober 2018

Angin mulai berembus kencang dan daun pun mulai gugur. Aku benar-benar menikmati suasana ini, begitu juga Adora. Berjalan-jalan sore sepulang bekerja sambil menikmati suasana pinggir kota saat musim gugur benar-benar sempurna. Terlihat beberapa orang sudah mulai menghias rumah dan toko mereka dengan berbagai ornamen Halloween. Anak-anak pun terlihat gembira dan tak sabar untuk segera memakai kostum dan menerima banyak permen.

Aku dan Adora memutuskan masuk ke toko langganan untuk membeli labu dan beberapa ornamen lucu untuk dekorasi apartemen kami. Pilihan kami jatuh pada labu yang tak terlalu besar dan ornamen lucu yang tak terlihat seram. Ia tak sengaja menemukan lalu membeli setoples permen rasa coklat dan kayu manis yang dulu sering kita diberi Bibi Emma Bridge saat kami kecil. Oh Bibi Em, dia benar-benar orang yang baik. Aku dan Adora benar-benar memiliki selera yang sama, hanya dominasi tangan kita yang berbeda.

Adora membawa semua belanjaan ke kasir. Tetapi ada yang berbeda menurutku. Pelayan yang melayani kami bukanlah Pak Sam Smith yang biasa bertugas di bagian kasir tetapi pria muda yang berusia dua atau tiga tahun lebih tua dari adora. Ia terlihat masih kebingungan dan kurang cekatan, mungkin baru pertama kali bekerja sebagai kasir. 

"Akubakan memberimu bonus beberapa permen untukmu, Nona," ucap pria itu pada Adora. 

"Oh terima kasih. Ngomong-ngomong apa Pak Sam tidak masuk?" tanya Adora.

"Ayahku sedang kembali ke Florida untuk mengurusi kebun dan beberapa hal di sana."

"Jadi kau putra Pak Sam? Ia beberapa kali pernah bercerita tentangmu," balas Adora.

"Iya. Aku menggantikannya bekerja di sini sampai sebelum Natal tiba."

Percakapan itu pun terhenti karena masih banyak pelanggan yang mengantri untuk membayar. Akhirnya, Aku dan Adora memutuskan untuk pulang ke apartemen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x