Mohon tunggu...
Finansial

Lakukan 5 Hal Ini untuk Menjadi Perempuan yang Mandiri Finansial

22 April 2019   14:38 Diperbarui: 22 April 2019   15:23 0 1 0 Mohon Tunggu...
Lakukan 5 Hal Ini untuk Menjadi Perempuan yang Mandiri Finansial
https://photos.icons8.com/

Stigma bahwa perempuan hanya berkewajiban mengurus keluarga serta menjadi Ibu Rumah Tangga semata sudah mulai ditinggalkan seiring berkembangnya zaman. Buktinya, kini banyak istilah-istilah feminisme seperti alpha female, working mom, dan lain-lain. Sebagai kartini masa kini, menjadi mandiri adalah suatu kewajiban. Meski begitu, banyak yang melupakan bahwa mandiri secara finansial juga hal yang penting, apalagi dengan berkembangnya teknologi dan munculnya industri Finance Technology (fintech) yang mempermudah persoalan keuangan.

Sebenarnya, menjadi mandiri secara finansial adalah tujuan yang harus kita semua capai, terlepas dari jenis kelamin atau gaya hidup orang yang bersangkutan. Tetapi sebagai perempuan, kasus ini menjadi hal yang harus diperhatikan secara lebih. Faktanya, angka partisipasi kerja perempuan masih 54% dibandingkan dengan laki-laki, yaitu 83%. Namun, perempuan tetap berkepentingan untuk memiliki sumber penghasilan dan tabungan sendiri untuk apapun yang akan mereka alami. Berikut lima tips agar perempuan tetap mandiri secara finansial.

  • Buat Anggaran secara Bijak 

Sudah menjadi hal yang lumrah jika perempuan suka berbelanja. Agar tidak boros dan malah membeli barang yang tidak perlu, buatlah anggaran bijak. Pisahkan kebutuhan primer (makan, ongkos, tagihan, cicilan rumah, cicilan pinjaman pendidikan dll), dan anggaran untuk kebutuhan tambahan seperti budget berbelanja dan jalan-jalan. Ingatkan diri untuk memprioritaskan bayar tagihan terlebih dahulu. Jangan lupa untuk menyimpan struk berbelanja dan mencatat pengeluaran harian anda. 

  • Tabung Setiap Bulan

Coba targetkan nominal Anda menabung. Alih-alih menyisihkan uang gajian untuk menabung coba lakukan sebaliknya, yakni menyisihkan uang gajian untuk keperluan sehari-hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah anda boros dan menghindari pengeluaran yang tidak diinginkan.

  • Jauhi Kredit dan Utang

Utang kartu kredit telah menjadi sumber utang nomor satu dalam suatu rumah tangga, melebihi hipotek rumah. Anda boleh saja memiliki kartu kredit, tapi gunakanlah secara bijaksana. Misalnya, gunakan untuk berburu promo kebutuhan primer, atau membayar tagihan pendidikan anda. 

  • Coba Jadi Investor

Siapa bilang investasi memerlukan jam terbang dan modal yang tinggi. Buktinya, dengan berkembangnya industri fintech P2P Lending, anda dapat berinvestasi dengan modal Rp 100.000 saja. Menjadi investor atau lender di P2P Lending juga memiliki banyak keuntungan. Utamanya, anda akan berkesempatan memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar dengan investasi sosial. Anda akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan dan ekonomi di Indonesia dengan menjadi Investor bagi mahasiswa yang memerlukan pinjaman pendidikan, salah satunya lewat platform DANAdidik. 

  • Berdonasi

Mungkin menghasilkan pendapatan sendiri menjadi hal yang memuaskan, tapi percayalah, tidak ada yang lebih membahagiakan daripada memberi. Mungkin ini bukan saran konvensional untuk kesejahteraan finansial, tetapi memberi sebenarnya adalah sesuatu yang harus kita semua lakukan untuk berkontribusi pada masyarakat dan untuk tetap disiplin dengan keuangan kita. Melalui kemauan dan kebaikan hati anda sendiri kepada mereka yang membutuhkan, anda tidak akan pernah kekurangan. 

Meski banyak opsi untuk berderma, tetapi pernahkah anda berdonasi pada pendidikan mahasiswa? Karena faktanya angka putus kuliah di Indonesia masih cukup tinggi, yaitu sebanyak 2,8% pada 2017 lalu. Mari bantu mahasiswa Indonesia dengan berdonasi lewat pinjaman pendidikan, apalagi diantara mereka, banyak anak yang merupakan generasi pertama dalam keluarganya yang mengenyam pendidikan tinggi. Jadi selain menaikan taraf pendidikan, anda juga akan meningkatkan derajat ekonomi di negeri ini. #SemuaBisaKuliah

KONTEN MENARIK LAINNYA
x